Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Tak Sekadar Lomba Kebersihan, SSC Juga Gali Potensi Kampung

09 Agustus 2019, 17: 57: 02 WIB | editor : Wijayanto

SOSIALISASI: Plt Kepala Dinas DKRTH Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambangi kampung Tembok Gede Gang III RW 2 untuk sosialisasi Surabaya Smart City (SSC) 2019

SOSIALISASI: Plt Kepala Dinas DKRTH Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambangi kampung Tembok Gede Gang III RW 2 untuk sosialisasi Surabaya Smart City (SSC) 2019 (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Motivator Lingkungan DKRTH Adi Candra menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa program SSC 2019 tidak sekadar lomba kebersihan dan menghijaukan kampungnya. Namun, yang paling penting adalah menggali potensi-potensi kampung di Surabaya yang layak dimunculkan.

"Kampung yang mengikuti SSC 2019 itu tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tapi juga karena adanya inovasi yang menonjol," kata Adi.

Selain itu, Adi meminta agar warga bisa memaksimalkan kesempatan ini untuk menjadikan kampungnya lebih baik lagi.  Selanjutnya, DKRTH Surabaya akan melakukan penilaian ke RW-RW bersama tim juri dari Pemkot Surabaya.

Penilaian itu antara lain meliputi kampung dengan potensi budaya, sosial kemasyarakatan, kampung tematik, berupa kampung dengan ciri khas khusus seperti kampung olahan herbal, kampung sejarah, kampung seni, kampung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan sebagainya.

Tim juri itu yang terdiri dari akademisi, praktisi, dan kader lingkungan itu akan melihat-lihat potensi kampung yang bisa dikembangkan dan program-progam lainnya.

"Sebab, SSC bertujuan memunculkan partisipasi dan pemberdayaan di masyarakat agar masyarakat bisa berkarya. Nanti pemkot bisa membantu aspek legalitas dan pemasaran. Sehingga bisa menggerakkan circular economy secara komprehensif dan berkelanjutan. Itu semangat SSC 2019," pungkasnya. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia