Kamis, 22 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Tetap Fokus, Persebaya Tak Terpengaruh Cedera Pemain MU

09 Agustus 2019, 17: 25: 27 WIB | editor : Wijayanto

LATHAN: Gaya gelandang Damian Lizio mengambil tendangan pojok dalam sesi latihan Persebaya menjelang hadapi Madura United di Stadion GBT, Sabtu (10/8).

LATHAN: Gaya gelandang Damian Lizio mengambil tendangan pojok dalam sesi latihan Persebaya menjelang hadapi Madura United di Stadion GBT, Sabtu (10/8). (NET/PERSEBAYA.ID)

Share this      

SURABAYA - Persebaya sudah siap menghadapi Madura United pada lanjutan kompetisi Liga 1, di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/8) sore. Skuad Green Force tetap fokus dan waspada tidak terpengaruh dengan kabar Madura United kehilangan beberapa pemain intinya karena cedera.

Lima pemain Madura United mengalami cedera. Mereka adalah Fandry Imbiri, Asep Berlian, Greg Nwokolo, Alfath Faathier, dan Aleksandar Rakic. Belum lagi Jaimerson Xavier yang mendapat larangan bertanding akibat akumulasi kartu.

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, menilai Madura United tetap memiliki pemain pelapis yang juga berkualitas. Dia menanggap calon lawannya tetap membahayakan sebagai tim papan atas.

"Yang saya tahu Jaime saja yang absen,  karena dia kena akumulasi kartu. Tapi, mereka tidak hanya memiliki 11 pemain yang kualitasnya bagus," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu. "Pemain pelapisnya di tengah, seperti Slamet Nurcahyo, dia pemain bagus. Artinya, pemain pelapis Madura United tetap harus diperhitungkan. Tidak bisa dianggap remeh," imbuh Djanur.

Situasi hampir serupa sebenarnya juga dialami Persebaya pula. Duo stoper andalan Green Force, Otavio Dutra dan Hansamu Yama, juga harus absen karena terkena akumulasi kartu.

Duel bertajuk Derby Suramadu ini bakal menjadi jilid kesembilan. Selama musim ini saja, keduanya sudah empat kali bertemu. Masing-masing dua pertandingan di Piala Presiden 2019 dan Piala Indonesia 2018.

Pemain Persebaya berpotensi mengalami kejenuhan menjalani duel tersebut karena berjumpa lawan yang sama. Tetapi, Djanur memastikan pemainnya tetap bersemangat mengingat duel ini penting untuk menambah koleksi poin.

"Kami tidak boleh punya alasan bosan melawan Madura. Tidak boleh bad mood. Tetap saja kami butuh kemenangan, terlepas lawannya adalah Madura United di pertandingan ke-13," ucap pelatih berusia 60 tahun itu.

Sampai pertandingan ke-12, Persebaya bercokol di peringkat lima klasemen dengan poin 17. Sedangkan Madura United berada di peringkat ketiga dengan poin 21 hasil dari 11 kali main. (sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia