Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Super Power Bank: PLN Jamin Pasokan Listrik Aman

05 Agustus 2019, 20: 25: 34 WIB | editor : Wijayanto

TERANG: Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendukung dengan piranti Super Power Bank di Stadion Gelora Bung Tomo untuk menjamin aliran listrik tetap  terjaga saat pertandingan berlangsung  pada pagelaran Shopee Liga 1 2019.

TERANG: Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendukung dengan piranti Super Power Bank di Stadion Gelora Bung Tomo untuk menjamin aliran listrik tetap terjaga saat pertandingan berlangsung pada pagelaran Shopee Liga 1 2019. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Perusahaan Listrik Negara (PLN)  berkomitmen untuk memberi pelayanan terbaiknya. Tidak hanya ketersediaan pasokan listrik dan distribusi, tetapi juga pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

Terbaru, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini meluncurkan Super Power Bank bagi masyarakat yang akan menggelar perhelatan  dengan membutuhkan daya listrik yang besar, seperti pagelaran konser dan event yang dihadiri pejabat.

Pada perhelatan tersebut, umumnya pasokan listrik berasal dari genset dengan sistem sewa. Kini, masyarakat tidak perlu repot lagi untuk mencari persewaan genset, cukup menghubungi kantor  PLN terdekat untuk menyediakan pasokan listrik  dengan layanan premium.

SIAGA: Super Power Bank  terpasang di GBT  untuk menjamin pasokan listrik aman  saat laga Persebaya vs Persipura, Jumat (2/8).

SIAGA: Super Power Bank terpasang di GBT untuk menjamin pasokan listrik aman saat laga Persebaya vs Persipura, Jumat (2/8). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Layanan ini menjamin pasokan listrik mencukupi dan aman selama perhelatan berlangsung. Pihak PLN menyediakan dua buah uninterruptible power supply (UPS) 250 kVA dan 100 kVa sebagai backup dan terpasang travo 630 kVA untuk menjamin  pasokan listrik.

“Untuk harga, kami bisa bersaing dan menjamin lebih rendah daripada sewa genset,” jelas Muhammad Rizlani, Manager PLN UP3 Surabaya, Senin (5/8).

Insiden lampu padam saat berlangsungnya  pertandingan sepakbola di Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu malam (21/7),  memantik ide pihak PLN untuk memberikan solusi agar kejadian serupa tidak terulang lagi pada pertandingan berikutnya. 

Tim dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Selatan mendatangi Kantor  Dispora Jatim dan panitia penyelenggara untuk menawarkan solusi. Alhasil disepakati untuk pertandingan yang digelar pada Jumat malam (2/8), pasokan listrik untuk menerangi lapangan menggunakan aliran listrik dari PLN.

“Ini yang pertama. Kalau nanti ternyata memuaskan, next akan dipakai seterusnya,” kata Rizlani 

Seperti diketahui, pertandingan Persebaya vs Persipura di GBT, Jumat malam (2/8), berlangsung sukses. Tidak terjadi lagi gangguan insiden lampu padam, seperti pada saat pertandingan Persebaya kontra PS Tira Persikabo pada pekan kesepuluh Shopee Liga 1 2019.  

Ketika lampu sorot GBT mati, mindset penonton dan masyarakat langsung tertuju dan menyalahkan PLN. Padahal untuk penerangan GBT bersumber pada genset. Aliran listrik dari PLN hanya untuk penerangan sebagian tribun dan parkir.    

Senior Manager General Affairs PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur A. Rasyid Naja menyampaikan, pada saat padamnya lampu sorot yang ada di setiap pojok GBT yang terjadi pada Minggu malam (21/7) jam 19.55 WIB hingga 20.15 WIB, sama sekali tidak ada kaitannya dengan PLN. Sebab, pada menit yang sama pasokan PLN aman.

“Meski pihak stadion merupakan pelanggan PLN dengan daya terpasang sebesar 197 kVA, namun aliran listrik PLN pada saat pertandingan tidak digunakan untuk lampu sorot stadion," jelas Rasyid. (yad/opi)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia