Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Surabaya Siap Bantu Kota Lain Tangani Sampah dan Kualitas Udara

03 Agustus 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

DAUR ULANG: Pekerja menyelesaikan proses pengelolaan sampah di PDU Jambangan.

DAUR ULANG: Pekerja menyelesaikan proses pengelolaan sampah di PDU Jambangan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan, pengelolaan sampah dan kebersihan merupakan kebutuhan kota. Hal tersebut bukan hanya untuk masyarakat Surabaya, melainkan seluruh masyarakat Indonesia.

Menurutnya, masalah sampah dan kualitas udara merupakan hal yang sangat vital. Sehingga ketika kota maju dan berkembang, tapi kebersihan dan kualitas udaranya tidak dikelola dengan baik, maka akan terlihat jelek dan berpengaruh ke berbagai aspek di perkotaan.  

“Program kebersihan ini saya berikan semua, ke seluruh kota di Indonesia. Dengan program ini maka Indonesia akan maju. Gak digawe gaya-gayaan tok rek, iki digawe ben kotane apik (bukan gengsi-gengsian, biar kotanya bagus, Red), nyaman buat warganya,” kata Risma saat diwawancarai seusai Pembukaan Asia-Pacific Hospice and Palliative Care Conference (APHC) di Grand City Convention and Exhibition, Jumat (2/8).

Risma mengungkapkan, kebersihan dan menjaga kualitas udara kota ini mempengaruhi faktor kesehatan, perekonomian, dan investasi sebuah kota. “Jadi saya sampaikan bukan untuk juara-juaraan, tapi program (kebersihan, Red) ini merupakan kebutuhan kota,” ungkapnya.

Risma menyatakan, siap membantu pengelolaan kebersihan kota-kota lain yang ada di Indonesia. Hal ini agar seluruh wilayah di Indonesia mampu mengelola sampah dengan tepat. Ia juga mengaku sebelumnya sudah membantu salah satu kota di kawasan timur Indonesia, yaitu Maluku Utara untuk membuatkan desain taman. “Saya mendesain sendiri tamannya, karena wali kotanya yang meminta. Saya desainkan taman, sentra kulinernya dan taman bermainnya, banyak,” jelasnya.

Ia juga mengungkapakan, agar program dan upaya yang dilakukannya tidak dinilai untuk mengintervensi. Karena program ini bukan untuk membanding-bandingkan kota satu dan kota lainnya. Setiap mendapat penghargaan pun, kata Risma, pihaknya menyampaikan pengelolaan kebersihan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga tidak ada niat untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik mau pun membandingkan dengan kota lain.

Saat ditanya wartawan terkait kesiapannya membantu DKI Jakarta, ia menegaskan berkenan membantu siapa pun dalam mengelola sampah. Tapi perlu diingat, tujuannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kota.

“Nanti saya dikira lagi ingin begini-begitu. Semua kota kalau butuh bantu kita siap bantu, biar kotanya bagus. Tidak cuma untuk DKI saja, kita siap bantu kota yang lain,” tekannya sekali lagi.

Risma berharap dengan adanya pengelolaan kebersihan ini mampu membawa dampak positif di masa mendatang. Sehingga anak cucu warga Indonesia mampu bertahan hidup di kota manapun di wilayah Indonesia. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia