Sabtu, 21 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Lawan Persipura di GBT, Persebaya Tidak Boleh Lengah

31 Juli 2019, 23: 59: 54 WIB | editor : Wijayanto

PERSIAPAN: Dua penggawa Green Force, Ruben Sanadi dan Damian Lizio serius berlatih menghadapi Persipura Jayapura di kandang, Jumat (2/8).

PERSIAPAN: Dua penggawa Green Force, Ruben Sanadi dan Damian Lizio serius berlatih menghadapi Persipura Jayapura di kandang, Jumat (2/8). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Persebaya tidak boleh tergelincir lagi, artinya skuad Green Force harus menambah koleksi poin penuh setelah lima pertandingan terakhir gagal menang.

Apalagi, Agustus 2019 ini, pasukan Djadjang Nurdjaman bakal masuk dalam 'fase neraka'. 

Dari lima laga yang akan dijalani bulan ini, dua di antaranya merupakan musuh bebuyutan Persebaya. Yaitu, Arema dan Persija Jakarta. 

Sedangkan dua lagi, merupakan tim papan atas, Madura United dan Bhayangkara FC. Lawan ringan yang dihadapi cuma Badak Lampung FC. 

Rintangan awal, Persebaya akan menghadapi Persipura Jayapura di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (2/8). 

Setelah itu, Persebaya akan melakoni dua derby Jatim menjamu Madura United (10 Agustus 2019) dan bertandang ke markas Arema (15 Agustus 2019). 

"Kami berpikir bertahap. Sekarang kita fokus menghadapi Persipura," ujar pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman. 

"Kami akan melakukan persiapan di sisa waktu yang ada, agar menghadapi Persipura kami bisa bangkit lagi," lanjutnya. 

Kemenangan dari Persipura menjadi sangat penting, bukan hanya memutus tren negatif lima laga tanpa menang. Namun, juga memulihkan mental sebagai modal dua laga sarat gengsi, melawan MU dan Arema. 

Meski Persipura saat ini masih berada di papan bawah dalam klasemen sementara Liga 1, namun kedatangan pelatih baru Jakcksen F. Tiago mulai membuat Mutiara Hitam menggeliat kembali.

Dua laga beruntun, Jacksen membawa Persipura meraup enam poin. Dua kemenangan didapat dari dua tim papan atas, MU dan tuan rumah Bhayangkara FC. Keduanya digasak dengan skor tipis 1-0. 

"Menjamu Persipura akan menjadi pertandingan berat. Apalagi, kami harus membenahi juga mental mental pemain yang pasti akan sedikit terpengaruh dengan hasil kemarin," ujar Djanur, panggilan akrab Djadjang. 

Di pertandingan sebelumnya, Persebaya hanya bisa bermain imbang tanpa gol melawan tuan rumah Seman Padang FC, yang berstatus sebagai penghuni juru kunci dalam klasemen sementara Liga 1.

Dari 11 kali bermain Persebaya baru mengantongi 14 poin dan sementara berada di peringkat ketujuh, selisih sembilan poin dengan PS Tira yang berada di puncak klasemen. (sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia