Selasa, 15 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Perbankan Obral Kredit, Bunga Koperasi dan KUR Bersaing Ketat

30 Juli 2019, 07: 19: 24 WIB | editor : Wijayanto

BERSAING: Nasabah koperasi sedang membayar pinjaman dan dilayani pegawai koperasi.

BERSAING: Nasabah koperasi sedang membayar pinjaman dan dilayani pegawai koperasi. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Sejumlah pelaku koperasi di Gresik menilai besaran bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR)  yang rendah mempersempit penyaluran kredit koperasi. Bunga koperasi yang dinilai tinggi membuat nasabah memiliki kredit di perbankan. 

Ketua Pengurus Koperasi Keluarga Karyawan PT Petrokimia Gresik (K3PG) Rohmad mengatakan dalam menyalurkan pinjaman kredit pihaknya sering bersaing dengan perbankan plat merah yang memiliki produk KUR.  

“KUR suku bunganya kini ditekan tujuh persen. Koperasi susah menyalurkan kredit karena bunga paling kecil 11-13 persen," kata dia.

Untuk itu, Rohmad berharap pemerintah membuat segmentasi penyaluran kredit sehingga koperasi mampu menyaingi perbankan dalam penyaluran kredit. Misalnya platfon kredit perbankan maksimal Rp 500 juta. Jika koperasi Rp 50 juta. “Tapi sekarang masih belum," tandasnya.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Gresik, Sudikno  berharap pemerintah membuka peluang kerjasama dengan koperasi di Gresik untuk penyaluran KUR. 

“Supaya koperasi sebagai Lembaga Keuangan Mikro (LKM) juga dapat mencicipi KUR.  Saat ini, koperasi juga mengelola bisnis secara tradisional sehingga akan ada update teknologi dan SDM,” kata Sudikno. 

Bisnis koperasi dan LKM masih besar. Apalagi, masih banyak masyarakat yang belum bankable sehingga koperasi dan LKM dalam memperluas pasar lewat ekspansi jaringan. 

“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan modal kerja sehingga pemasaran dana tahun ini cukup prospektif,” pungkasnya. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia