Kamis, 22 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Diduga Dibunuh, Dua Sejoli Ditemukan Bersimbah Darah di Kedungrejo

29 Juli 2019, 20: 22: 50 WIB | editor : Wijayanto

EVAKUASI: Polisi membawa kantong jenazah berisi tubuh M. Rofii yang bersimbah darah.

EVAKUASI: Polisi membawa kantong jenazah berisi tubuh M. Rofii yang bersimbah darah. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Dua sejoli ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di kamar lantai dua sebuah rumah di Jalan Brigjen Katamso III, RT 26/RW 6, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Senin petang (29/7). Diduga keduanya menjadi korban dari aksi pembunuhan.

Dua sejoli itu kemudian dikenali sebagai Nur Aeni alias Eni, 25, dan seorang laki-laki yang diduga selingkuhannya bernama M. Rofii, 28.

Untuk kasus ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho langsung turun ke lokasi kejadian untuk memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa para saksi. "Kita masih melakukan penyelidikan dalam kasus tersebut, semoga pelakunya segera terungkap," ujar Zain.

CARI BUKTI: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho turun ke lokasi kejadian untuk memimpin olah TKP.

CARI BUKTI: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho turun ke lokasi kejadian untuk memimpin olah TKP. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Namun, mantan sekretaris pribadi (sekpri) Kapolri itu masih enggan menyebutkan apakah kondisi dua sejoli yang bersimbah darah itu sudah meninggal dunia atau belum. "Masih dipastikan lagi (kematiannya)," tegasnya.

Namun dari informasi yang dihimpun dan pantauan di lokasi, tubuh M. Rofii diangkut menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Sementara Nur Aeni masih bernapas saat dilarikan ke rumah sakit.

Menurut keterangan saksi, saat itu sekitar pukul 16.30, warga dihebohkan dengan penemuan tubuh laki-laki dan perempuan yang bersimbah darah di rumah Nur Aeni itu. "(Kami) Dengar keributan, lantas ada dua orang lari keluar meninggalkan rumah itu," terang Marni, warga setempat.

Warga yang curiga kemudian melihat ke rumah itu dan menemukan Nur Aeni dan M. Rofii sudah tergeletak di lantai bersimbah darah. "Suami Nur Aeni (Lukman, Red) sebelumnya sudah pergi ke M1adura sekitar jam 11.00," tambahnya.

Kaget dengan penemuan itu, warga langsung melapor ke polisi. Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan penyelidikan dan evakuasi.

Nur Aeni yang masih bernapas dievakuasi terlebih dahulu. Sementara M. Rofii yang diduga sudah tewas dievakuasi terakhir ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Kini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.(son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia