Rabu, 18 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Datangi Mapolresta, Ortu Korban Aniaya Minta Kejelasan Kasus

26 Juli 2019, 23: 30: 27 WIB | editor : Wijayanto

SUDAH LENGKAP: Orang tua korban Dyah (kanan) bersama penasihat hukumnya usai keluar dari ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Sidoarjo.

SUDAH LENGKAP: Orang tua korban Dyah (kanan) bersama penasihat hukumnya usai keluar dari ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Sidoarjo. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Dyah Sulis Setyowati, 37, orang tua korban penganiayaan di Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran mendatangi Mapolresta Sidoarjo, Kamis (25/7) siang. Mereka meminta kejelasan kasus penganiayaan yang dilaporkannya sejak Januari 2018 lalu. Korban adalah NP, 12, anak Dyah sedangkan terlapor adalah Bambang yang berdomisili satu kampung dengan pelapor.

Eko Purnomo selaku penasihat hukum korban mengatakan, setelah menemui pihak penyidik, mereka mengetahui jika kasus yang dilaporkan sudah mau masuk tahap II. Artinya, sejumlah berkas perkara sudah P-21 atau lengkap dipenuhi oleh penyidik Polresta Sidoarjo. “Kendala dari penyidik adalah menunggu waktu dari jaksa,” terangnya.

Aksi penganiayaan itu terjadi sekitar Januari 2018 lalu. Saat itu NP, 12, bersama dua temannya sedang bermain di depan rumah terlapor. Kemudian terlapor yang juga merupakan salah satu anggota Satpol PP Sidoarjo itu memanggil korban dan memukuli korban bersama temannya.Akibat pukulan itu, NP sempat mengalami memar di bagian mukanya. 

Dyah juga harus memberikan perawatan intensif kepada anaknya tersebut. Bahkan sampai sekarang korban juga masih trauma jika bertemu dengan orang yang berbadan besar. Tidak terima dengan perlakuan itu, Dyah langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Sidoarjo. 

Sementara itu, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Sidoarjo Gatot Haryono membenarkan jika berkas kasus penganiayaan yang mencatut oknum Satpol PP itu sudah P-21. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia