Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Lakukan Berbagai Aksi Korporasi, Kinerja Bank Jatim Tumbuh Positif

24 Juli 2019, 21: 10: 34 WIB | editor : Wijayanto

POSITIF: Dari kiri-kanan: Corporate Secretary Glemboh Priambodo, Direktur Konsumer, Ritel & Usaha Syariah Elfaurid Aguswantoro, Diirektur Keuangan Ferdian Timur Satyagraha, Dirut Hadi Santoso, Direktur TI Tonny Prasetyo, dan Pimdiv Akuntansi Amir

POSITIF: Dari kiri-kanan: Corporate Secretary Glemboh Priambodo, Direktur Konsumer, Ritel & Usaha Syariah Elfaurid Aguswantoro, Diirektur Keuangan Ferdian Timur Satyagraha, Dirut Hadi Santoso, Direktur TI Tonny Prasetyo, dan Pimdiv Akuntansi Amir (HERNINDA CINTIA KEMALASARI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berhasil mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang semester satu tahun ini. Pencapaian ini menunjukkan bahwa performa kinerja keuangan bank milik Pemprov Jatim itu sangat bagus.

Hal ini terlihat dari aset Bank Jatim yang tercatat mengalami pertumbuhan hingga 15,81 persen atau sebesar Rp 68,95 triliun (yoy).

Pjs. Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha menuturkan, pada periode yang sama, laba bersih Bank Jatim tercatat sebesar Rp 816,42 miliar atau tumbuh 7,67 persen. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim tumbuh sebesar 17 persen yaitu sebesar Rp 57,93 triliun.

Menurutnya, pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat.

Selain itu, pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio Bank Jatim sebesar 69,62 persen. "Selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim berada di atas 65 persen," terangnya.

Sedangkan dari sisi pembiayaan, Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar Rp 34,77 triliun atau tumbuh 8,25 persen. Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi sebesar Rp 21,37 triliun atau tumbuh 4,33 persen.

Untuk komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Juni 2019 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 21,30 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,30 persen, dan Return On Asset (ROA) 3,5 persen.

"Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 63,46 persen," imbuhnya.

Ferdian menambahkan, selama semester satu, berbagai aksi korporasi telah dilakukan Bank Jatim untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat khususnya nasabah.

Seperti pada awal tahun, Bank Jatim resmi meluncurkan portal e-form kredit. Portal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pengajuan kredit.

"Secara teknis calon nasabah cukup melakukan registrasi pada portal e-form kredit dan selanjutnya calon nasabah akan mendapatkan notifikasi berupa persyaratan yang harus dibawa ke kantor Bank Jatim terdekat," paparnya. 

Berlanjut di akhir Maret 2019, untuk meningkatkan pelayanan nasabah di bidang digital banking, Bank Jatim memperkenalkan fasilitas terbaru berupa QR code yang diberi nama jatimcode.

Fasilitas tersebut merupakan pengembangan fitur mobile banking Bank Jatim melalui scan QR code. jatimcode disediakan untuk memfasilitasi nasabah milenial sebagai alternatif transaksi pembayaran yang mudah, cepat, efisien dan fleksibel. (cin/jay)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia