Kamis, 27 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Antisipasi Kemacetan, MERR Gunung Anyar Akan Dibuka Full Dua Jalur

24 Juli 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

DIKEBUT: Kendaraan bermotor melintas di Jalan MERR Gunung Anyar, Surabaya.

DIKEBUT: Kendaraan bermotor melintas di Jalan MERR Gunung Anyar, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya segera melakukan pembukaan full Jalan Middle East Ring Road (MERR) Gunung Anyar menjadi dua arah. Jalan yang dibuka pada September itu nantinya adalah dari arah Sidoarjo yang masuk ke arah kota Surabaya.

Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan, pembukaan jalan ini mengantipasi agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas (lalin) di exit tol Warugunung yang akan menuju ke dalam kota.

Selain itu, kendala berikutnya jika tidak segera dibuka yaitu tidak adanya traffic light saat akan memasuki MERR Gunung Anyar. “Jadi, yang keluar tol itu pasti dipadati kendaraan. Apalagi tidak ada traffic light. Konsekuensinya pasti akan terjadi kepadatan,” kata Irvan.

Oleh karena itu, lanjut Irvan, pada September mendatang dipastikan Jalan MERR Gunung Anyar sudah bisa dilalui dua arah. Saat ini Jalan MERR Gunung Anyar dari sisi Sidoarjo sedang dikebut pembangunannya.

Seiring dirampungkannya pembangunan Jalan MERR sisi Sidoarjo yang mengarah ke dalam Kota Pahlawan, Dishub sedang mempersiapkan alternatif transportasi Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT).

“Yang mendesak ini itu MERR. Insyaallah nanti September bisa segera dilalui jalannya. Setiap tahun kami tetap mengupayakan, menyiapkan untuk pengadaan transportasi cepat,” jelasnya. 

Tujuannya Dishub Surabaya dengan pengadaan transportasi massal di kawasan JLLT atau MERR agar masyarakat mempunyai pilihan untuk menghindari kemacetan.

Hal itu dirasa Irvan lebih cocok untuk mengantisipasi adanya masyarakat dari luar kota yang datang ke Surabaya. “Jadi ada alternatif menggunakan transportasi massal. Nah, itu juga untuk persiapan di 2020 itu harus bersinergi dengan pemerintah provinsi,” urainya.  

Selain itu, Dishub Surabaya juga akan menambah beberapa titik park and ride, sehingga nantinya wisatawan atau pendatang bisa parkir motor maupun mobil lalu lanjut menggunakan tranportasi umum di kawasan terkait.

Sembari menunggu pengerjaan jalan tuntas,  pihaknya saat ini juga mengusulkan pengadaan Suroboyo Bus baru. Rencananya akan mendatangkan sebanyak 20 unit Suroboyo Bus yang di gunakan untuk dua arah Jalan MERR. “Kita ajukan 5-10 unit dulu. Pemkot Surabaya harus mengeluarkan biaya sebanyak Rp 1,4 miliar,” tutupnya. (gin/opi)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia