Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

KPU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol, Suara PBB dan PKPI Tak Dihitung

23 Juli 2019, 12: 51: 45 WIB | editor : Wijayanto

PENENTUAN: Rapat pleno KPU Sidoarjo menentukan perolehan kursi parpol.

PENENTUAN: Rapat pleno KPU Sidoarjo menentukan perolehan kursi parpol. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo akhirnya melakukan rapat pleno terbuka, Senin (22/7) sore. Rapat tersebut terkait penetapan perolehan kursi partai politik calon terpilih anggota DPRD Sidoarjo pada pemilihan umum (pemilu) 17 April lalu. Dalam rapat pleno terbuka itu masing-masing perwakilan partai nampak hadir.

Dalam pelaksanaannya, KPU Sidoarjo membacakan tiga proses hasil rekapitulasi penghitung suara. Yaitu pembacaan formulir E1 terkait jumlah suara sah masing-masing partai pada masing-masing daerah pemilihan (Dapil). Jumlah dapil di Sidoarjo sendiri ada enam.

Selain pembacaan formulir E1, KPU Sidoarjo juga membacakan formulir E11. Hal itu terkait jumlah kursi yang diperoleh oleh masing-masing partai pada masing-masing dapil.

Terakhir, KPU membacakan formulir E12 yang berisi nama-nama caleg yang berhasil mendapat kursi. “Penghitungan jumlah kursi itu kan pakai metode sainte lague,” kata Devisi Teknis Kpu Sidoarjo, Miftakul Rohmah.

Dari sejumlah partai yang ikut dalam kontestasi pemilihan umum legislatif di Sidoarjo, KPU tidak menghitung perolehan suara dua partai yang menjadi kontestan dalam pemilu lalu itu.

Penyebabnya, hingga batas akhir pelaporan dana kampanye, kedua partai tersebut tak kunjung melaporkan ke KPU. Kedua partai tersebut adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Partai Indonesia (PKPI). 

Sementara itu, ketua KPU Sidoarjo Mokhammad Iskak mengatakan, KPU Sidoarjo dapat melaksanakan penetapan tersebut setelah dipastikan tak ada gugatan pemilihan legislatif di Mahkamah Konstitusi (MK). “Untuk itu kami lakukan rapat pleno terbuka untuk penetapannya,” terangnya.

Dalam penetapan tersebut, setidaknya ada sembilan partai yang berhasil meraih kursi di DPRD Sidoarjo. Kesembilan partai tersebut adalah PKB sebanyak 16 kursi, PDIP sebanyak sembilan kursi, Gerindra sebanyak tujuh kursi, Golkar Bintang Persatuan sebanyak empat kursi.

Selain itu, PAN dengan lima kursi, PKS dengan empat kursi, Demokrat dengan dua kursi, Nasdem dengan dua kursi dan PPP dengan satu kursi.

Sebelum penetapan dilakukan, KPU memberikan penawaran apakah masih ada yang ingin disampaikan dan diklarifikasi kepada KPU atas pembacaan tiga formulir tersebut. “Ternyata tidak ada, maka kita nggap clear dan kita tetapkan,” ujar Iskak.

Setelah penetapan tersebut, KPU memiliki jatah waktu selama tiga hari untuk melakukan pengusulan calon terpilih ke Gubernur Jawa Timur melalui Bupati.

Tujuannya agar prosesnya lebih cepat dan lebih efisien. Sedangkan proses pelantikan anggota legislatif tersebut diperkirakan akan dilakukan pada 21 Agustus mendatang.

Namun demikian, Iskak mengatakan, jika proses pelantikan tersebut dimungkinkan untuk maju atau mundur. “Memungkinkan seperti itu, tapi bukan wilayah kita itu,” paparnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia