Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Keburu Digerebek Polisi, Empat Sekawan Gagal Pesta SS

22 Juli 2019, 16: 09: 22 WIB | editor : Wijayanto

Keburu Digerebek Polisi, Empat Sekawan Gagal Pesta SS

SURABAYA - Empat sekawan ini tergolong kompak. Sama-sama kerja ngamen dan juga masuk bui bersama. Kejadian bermula saat ke empat pengamen ini memiliki hobi yang sama. Mereka suka mengisap sabu-sabu (SS).

Tapi apes menimpa mereka, saat hendak pesta SS, Jumat malam (19/7) lalu, keempatnya digerebek Tim Unit Reskrim Polsek Tandes. Akibatnya, pemuda yang masih satu geng itu tak berkutik dan langsung dijebloskan tahanan Mapolsek Tandes.

Keempat tersangka itu yakni May Harjo Sunarto, 22, warga Jalan Bringin Selatan I, RT 09 RW 01, Bringin, Sambikerep, M Rafli Candra Yasminto, 18, warga Klakah Rejo Bringin Selatan II, Sememi, Rizky Rahmat Kurniawan, 22, warga Jalan Bandarejo Gg Asri, RT 04 RW 05, Sememi, dan Sumariyono, 22, warga Jalan Klakahrejo Lor Gg Cempaka RT 04 RW 09, Kandangan Benowo. 

Berdasarkan informasi, keempat tersangka diringkus Jumat malam (19/7) lalu. Penangkapan terhadap keempatnya bermula dari informasi masyarakat jika mereka (pelaku.red) hendak melakukan pesta SS. Polisi yang sudah mengantongi ciri-ciri pelaku, lalu melakukan penyanggongan di Jalan Greges  Barat, Asemrowo. 

Tak berselang lama, kedua pelaku melintas mengendarai motor Honda Beat nopol L 6175 FJ  dengan tergesa-gesa. Semakin curiga, polisi lalu melakukan penghadangan dan memberhentikan kedua pelaku. Aparat lalu menunjukkan surat perintah tugas. 

Saat hendak digeledah, Rifki selaku pengendara ketakutan lalu membuang sepoket plastik ke pinggir jalan. Penasaran, kemudian polisi memaksa tersangka untuk mengambil kembali. barang yang dibuang tersebut. "Setelah diambil ternyata sepoket plastik kecil berisi sabu-sabu," ujar Kapolsek Tandes Kompol Kusminto, Minggu (21/7). 

Kedua pelaku, Rifki dan Sumariyono diinterogasi di lokasi. Mereka mengakui jika SS tersebut miliknya. Tak hanya itu kedua pelaku juga memberikan keterangan jika SS tersebut hasil patungan berempat.  "Setelah mendapatkan petunjuk, kami keler, dan dua orang temannya lagi kami ringkus di kos-kosannya," sambungnya.

Setelah diborgol, keempat pelaku lalu digelandang ke Poliklinik Polrestabes Surabaya untuk di tes urine. Dari hasil tes urine yang dilakukan, tersangka empat sekawan tersebut dinyatakan positif menggunakan SS. "Saya beli seharga Rp 250 ribu," ucap Rifki diamini ketiga rekannya. 

Keempatnya mengakui, uang tersebut merupakan hasil mengamen keliling bersama. Para tersangka mengaku nekat melakukan pesta isap SS lantaran sudah ketagihan. 

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyirat barang bukti 1 poket SS 0, 38 gram, 1 unit motor Honda Beat, 1 tutup alat bong, 1 potongan pipet kaca, dan 1 scrop potongan dari sedotan warna putih.(rus/rud)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia