Kamis, 22 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Gresik
Sedekah Bumi Desa Kedanyang

Jelang Pilkades, Sambari-Qosim Ajak Masyarakat Rukun

21 Juli 2019, 06: 59: 39 WIB | editor : Wijayanto

Jelang Pilkades, Sambari-Qosim Ajak  Masyarakat Rukun

Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas menggelar sedekah bumi Sabtu (20/7).  Kegiatan itu dihadiri bupati dan wakil bupati Gresik  Sambari Halim Radianto dan Mohammad Qosim. Selain acara grebek tumpeng yang dihiasi aneka hasil alam, juga ada pagelaran wayang kulit, campursari, santunan duafa dan anak yatim serta pengundian hadiah.

YUDHI DWI A-Wartawan Radar Gresik

TUMPENG raksasa berisi berbagai hasil alam diarak  oleh warga Kedanyang. Diiringi lantunan hadrah albanjari, warga mengarak berbagai macam hasil sedekah bumi ke kantor kepala desa  Kedayang. Yang paling bikin meriah, bupati dan wabup Gresik turut membawa tumpeng raksasa warga. 

Kades Kedanyang Almuah mengungkapkan sedekah bumi bertujuan menciptakan kerukunan dan membangun kebersamaan.

"Dengan adanya sedekah bumi memberikan nilai budaya , jadi harus dilestarikan jangan sampai terlupakan atau pudar," kata dia. Masyarakat bersyukur dengan adanya sedekah bumi. "Semoga Allah membrikan hidayah jga kslamatan dunia akhirat," imbuhnya.

Bupati Gresik Sambari mengatakan bangga dengan tradisi sedekah bumi yang di Desa Kedangan masih dilakukan.

“Melalui sedekah bumi, kita tingkatkan rasa persaudaraan di desa Kedanyang,” ungkapnya.

Permintaan Sambari-Qosim ini bukan tanpa alasan. Suasana menjelang Pilkadas serentak pada tanggal 31 Juli 2019 yang akan datang telah menciptakan suasana yang kurang nyaman di antara masyarakat, khususnya pendukung kedua calon kepala desa masingg-masing.

Dengan kehadiran bupati dan wakil bupati ini setidaknya dapat mendinginkan susana berlangsungnya pemilihaan kepala desa. Bupati menekankan bahwa dirinya dan wabup Qosim adalah orang yang netral. Keduanya tidak mendukung siapapun.

“Jangan percaya bila ada orang bicara bahwa ada penjabat yang mendukung si A dan si B. Saudara jangan percaya. Bahkan Pak Pj kepala Desa sudah saya peringatkan untuk bisa bersikap netral, adil dan tidak memihak siapapun” ujar Sambari Qosim bergantian.

Kemudian Bupati memanggil Sekcam Kebomas Zainul yang saat ini menjabat sebagai Pj Kepala Desa Kedanyang untuk meyakinkan masyarakat bahwa Bupati dan Wakil Bupati serta Pemerintah Kabupaten Gresik bersikap adil pada Pemilihan Kepala Desa di Kedanyang.

“Siapapun yang terpilih nanti, adalah pilihan Allah. Siapapun yang menang nanti adalah kemenangan rakyat. Semuanya sudah tertulis pada takdir Allah” tandas Qosim.

Sambari juga meminta kepada seluruh masyarakat Desa Kedanyang untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Dia juga meminta kepada cakades untuk ikut menjaga kerukunan masyarakat desanya dengan tidak melakukan money politik.     

Sedekah bumi desa Kedanyang diakhiri dengan rebutan tumpeng raksasa yang didalamnya terdapat hasil bumi dan pertanian masyarakat. Ratusan masyarakat, tua muda saling berebut untuk mendapat hasil yang sebesar-besarnya.

Warga setempat Astutik mengatakan semakin banyak hasil tumpeng yangg direbut maka rejeki tahun ini akan semakin banyak.” Apalagi mendapat untaian padi yang ada digunungan tumpeng, yang biasanya dipakai untuk bibit menanam padi,” ungkapnya. (*/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia