Selasa, 20 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Dinilai Tak Netral Saat Pileg, Ketua Bawaslu Surabaya Diberhentikan

19 Juli 2019, 10: 45: 33 WIB | editor : Wijayanto

Hadi Margo Sambodo

Hadi Margo Sambodo (NET)

Share this      

SURABAYA -  Hadi Margo Sambodo akhirnya resmi diberhentikan sebagai Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya. Ia dianggap melanggar kode etik penyelenggaraan Pemilu.

“Hal tersebut berdasarkan hasil keputusan sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) nomor 87-PKE-DKPP/V/2019 yang dibacakan di Jakarta, Rabu (17/7). Selain diberhentikan, Hadi juga mendapatkan peringatan keras,” ujar Komisioner Bawaslu Jatim Divisi Hukum, Pengawasan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi Purnomo Satriyo Pringgodigdo.

Purnomo mengatakan, DKPP selain memberikan sanksi keras terhadap Hadi Margo, sanksi peringatan keras itu juga diberikan kepada anggota Bawaslu Kota Surabaya Muhammad Agil Akbar. Keduanya dianggap melanggar Pasal 10 huruf A peraturan DKPP nomor 2 tahun 2017 terkait kode etik penyelenggaraan.

“DKPP juga menyebut kelima anggota Bawaslu yakni Hadi Margo Sambodo, Muhammad Agil Akbar, Yaqub Baliyya, Usman dan Hidayat melanggar peraturan DKPP terkait rekapitulasi ulang. Peraturan tersebut diatur dalam pasal 6 ayat 3 huruf A, C dan F juncto pasal 1 huruf C juncto pasal 15 huruf A dan B,” jelasnya.

DKPP juga memerintahkan Bawaslu RI untuk melaksanakan putusan tersebut terhadap Teradu I (Hadi Margo) paling lambat tujuh hari sejak putusan dibacakan. DKPP juga memerintahkan

Bawaslu Jatim untuk melaksanakan putusan tersebut terhadap Teradu II (Yaqub Baliyya), Teradu III (Usman), Teradu IV (Aqil Akbar) dan Teradu V (Hidayat) paling lambat tujuh hari sejak putusan dibacakan. “Kalau untuk siapa pengganti Hadi Margo sebagai ketua itu internal Bawaslu Surabaya, bukan kami,” katanya.

Sementara itu, anggota Bawaslu Kota Surabaya Yaqub Baliyya mengatakan pihaknya mematuhi putusan DKPP. Namun, menurutnya, pihaknya belum bisa mengatakan siapa yang akan menggantikan Hadi Margo sebagai ketua. “Kami akan melaporkan hasil DKPP terlebih dahulu ke Bawaslu Jatim,” ujarnya.

Ketua DPRD Surabaya Armuji berharap agar ke depan Bawaslu Surabaya lebih menjaga netralitas, tidak main-main dan berhati-hati. Selain itu Bawaslu juga harus bisa melakukan pencegahan dan memberikan peringatan jika ada pelanggaran. “Saya berharap Bawaslu bisa menjaga integritas,” tegasnya. (mus/jay)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia