Selasa, 20 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Siswa Diajarkan Peduli Lalu Lintas, Lupa Klik Helm Bisa Celaka

19 Juli 2019, 02: 07: 46 WIB | editor : Wijayanto

PEDULI: Siswa-siswi SMAN 2 saat kampanye keselamatan berlalu-lintas di Bundaran Taman Pinang Indah.

PEDULI: Siswa-siswi SMAN 2 saat kampanye keselamatan berlalu-lintas di Bundaran Taman Pinang Indah. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polresta Sidoarjo, Iptu Rohmat Basuki memimpin langsung kampanye keselamatan lalu lintas di Bundaran Taman Pinang Indah, Kamis (18/7).

Bersama ratusan peserta didik baru dari SMAN 2 dan SMAN 4 Sidoarjo, mensosialisasikan kepada pengendara yang lewat betapa pentingnya keselamatan dalam berkendara. Seperti jangan lupa mengklik helm. “Kebanyakan kecelakaan terjadi karena terburu-buru. Begitu kecelakaan, helm lepas karena tidak di klik,” katanya

Beberapa pengendara yang terpantau tidak mengklik helm, diberhentikan, diberi pengarahan, dan ditutup dengan pemberian bunga plastik kreasi siswa sebagai bentuk persahabatan.

Selain para pengendara yang lewat, sosialisasi ini juga ditujukan bagi pelajar pengendara bermotor yang masih dibawah umur. “Jangan izinkan anak di bawah umur mengendarai motor di jalan. Sayangi anak kita,” tambahnya.

Menurutnya, anak dibawah umur, secara psikologis masih punya ego yang besar ketika berkendara. “Masih emosional. Maka dari itu bahaya kalau bawa motor sendiri. Saya harap orang tua turut berperan aktif,” imbuh Rohmat.

Kepala SMAN 2 Sidoarjo sekaligus Plt SMAN 4 Sidoarjo, Nurseno mengatakan, sekolah sengaja fokus ke tema keselamatan lalu lintas ini. Khususnya bagi peserta didik baru kelas X yang belum mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM). “Orang tua harus tegas. Karena selama ini fasilitas motor dapat dari orang tua. Jika belum waktunya, jangan diberi izin,” pungkasnya. (rpp/vga)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia