Kamis, 22 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pemkot Terus Kuatkan Minat Literasi Warga 

18 Juli 2019, 08: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

MEMBUKA JENDELA DUNIA: Seorang mahasiswa membaca buku yang disediakan Perpustakaan Umum Balai Pemuda, Surabaya.

MEMBUKA JENDELA DUNIA: Seorang mahasiswa membaca buku yang disediakan Perpustakaan Umum Balai Pemuda, Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen terus meningkatkan kualitas literasi untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Surabaya. Salah satunya dengan meningkatkan fasilitas-fasilitas literasi yang ada di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan perpustakaan-perpustakaan yang tersebar di Kota Surabaya.

Seperti perpustakaan rakyat di Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan Surabaya, yang berhasil  masuk dalam nominasi dari enam  perpustakaan terbaik tingkat nasional  yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) tahun 2019.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengatakan tujuan utama dari pembangunan perpustakaan dan literasi itu bukan untuk mendapat sebuah penghargaan. Melainkan menumbuhkan minat baca dan belajar. Agar nantinya bisa menaikkan kualitas dan derajat warga Kota Surabaya itu sendiri.

 “Ya saya bersyukur sekali, tapi bagi saya tujuan hidup bukan untuk penghargaan, tapi bagaimana saya mampu membuat sejahtera warga kota saya,” kata Wali Kota Risma saat menerima tim juri dari Perpusnas di ruang kerjanya, Rabu (17/7).

Wali Kota Risma menjelaskan, perpustakaan-perpustakaan yang disediakan itu memang untuk proses belajar warga sekitar. Makanya, Pemkot Surabaya membangun di setiap kelurahan agar anak-anak bisa menjangkau perpustakaan tersebut. Bahkan, buku koleksi perpustakaan itu juga dilengkapi dengan mata pelajaran seperti di sekolah.

Staff Khusus Pimpinan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Supriyanto, menjelaskan tim juri dari Perpurnas akan melakukan penilaian melalui tinjauan langsung kepada enam nominasi tersebut. Menurutnya, ada beberapa aspek penilaian yang sudah ditentukan pada tahap tinjauan itu.

“Hari ini kami bersama tim mohon izin kepada Bu Risma selaku wali kota untuk melakukan penilaian di Perpustakaan Rakyat Pagesangan,” kata Supriyanto usai bertemu Wali Kota Risma di ruang kerja Balai Kota.

Supriyanto mengungkapkan, ada dua kategori yang telah ditentukan dalam penilaian. Pertama penilaian terhadap komponen pengembangan dasar, seperti gedung, koleksi, tenaga, layanan, pengunjung, sarana prasarana dan anggaran. Sedangkan penilaian kedua adalah komponen pengembangan inovasi penguatan. 

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) merupakan lembaga pemerintahan non departemen sejak tahun 1989. Pada 2019, sebanyak 34 Perpustakaan rakyat di seluruh Indonesia dinilai dan dipilih menjadi enam terbaik, salah satunya adalah Kota Surabaya. Kemudian dari enam terbaik itu, tim juri akan melakukan tahap penilaian melalui tinjauan langsung ke lokasi, dan pemenangnya akan diumumkan pada 17 Agustus mendatang. (gin/rak)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia