Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

JCH Asal Pacitan Meninggal Dunia di Madinah

17 Juli 2019, 17: 32: 55 WIB | editor : Wijayanto

CALON HAJI: Sejumlah Jamaah Calon Haji (JCH) saat tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Salah satu JCH asal Pacitan meninggal dunia di Madinah, dikar

CALON HAJI: Sejumlah Jamaah Calon Haji (JCH) saat tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Salah satu JCH asal Pacitan meninggal dunia di Madinah, dikarenakan sakit. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Kabar duka tersiar dari Madinah Arab Saudi, Senin (15/7). Jemaah calon haji asal Kelurahan Ploso, Pacitan, Soeratno G Mangun Wijoto meninggal dunia. Jemaah berusia 73 tahun itu meninggal setelah lebih dari satu pekan berangkat ibadah dari Asrama Haji Emarkasi Surabaya (Ahes), Minggu (7/7).

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Jamal, mengatakan kalau Soeratno meninggal pukul 10.26 waktu Madinah, Arab Saudi. Dia mendapat kepastian, kalau almarhum mengalami sakit lambung atau gastritis dan dehidrasi akut sebelum meninggal dunia.

“Benar, kami tadi mendapatkan informasi jemaah haji asal Pacitan kloter 4 meninggal dunia kemarin di Madinah dan dimakamkan di sana. Penyebabnya karena dehidrasi akut dan sakit lambung,” terang Jamal.

Jamal menambahkan, jemaah haji yang meninggal dunia di tanah suci tersebut akan mendapatkan asuransi sesuai peraturan yang ada. "Terkait besaran asuransi, kami masih menunggu kepastian dari pusat," tambahnya.

Sementara menurut dr Hendra Praja yang sempat menangani Soeratno di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) mengatakan, jemaah mengalami peradangan abdomen akut. Bahkan jemaah ini sempat dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah sejak, Minggu  (14/7) malam. "Kondisi ini diperberat dengan perubahan cuaca ekstrem dan kekurangan cairan," ujar Hendra.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Surabaya, jenazah jemaah yang meninggal dunia ini tidak dibawa ke Indonesia.  Soeratno dimakamkan di kuburan Baqi, Senin (16/7) malam.

"Sudah dilakukan perawatan sebagaimana mestinya, pengurusan administrasi dan mendapatkan CoD (Certificate of Death), almarhum dimakamkan di kuburan Baqi pada Senin malam (16/7) sehabis Maghrib," kata Hendra.(rmt/rak)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia