Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Dua Jambret Belia Rampas HP Buat Main Game

17 Juli 2019, 16: 07: 12 WIB | editor : Wijayanto

TERTANGKAP: Pelaku jambret di bawah umur diamankan di Mapolsek Sukolilo usai kedapatan merampas HP.

TERTANGKAP: Pelaku jambret di bawah umur diamankan di Mapolsek Sukolilo usai kedapatan merampas HP. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Dua jambret berhasil dibekuk Polsek Sukolilo. Tersangka ditangkap saat menggunakan ponsel hasil menjambret di rumahnya. Dua tersangka yang ditangkap ternyata di bawah umur, yaitu K, 16, warga Jalan Penjernihan, Wonokoromo, dan A, 14, Jalan Lumumba, Surabaya.

Keduanya ditangkap beserta barang bukti sebuah ponsel Oppo dan satu unit sepeda motor Honda Beat nomor polisi L 5282 MI yang digunakan sebagai sarana. Penangkapan tersangka ini bermula ketika pihak kepolisian mendapat laporan dari korban Dwi Silva, 19, warga Manyar Jaya, Kecamatan Sukolilo jika menjadi korban penjambretan ponsel di Jalan Raya Semolowaru, Sukolilo.

Polisi yang mendapat informasi langsung menyelidiki kejadian tersebut dan mendapati salah satu tersangka sedang menggunakan ponsel curian. “Kami awalnya mengamankan tersangka K kemudian yang kedua tersangka A,” ujar Kanitreskrim Polsek Sukolilo Ipda Supranoto, Selasa (16/7).

Dari penangkapan tersebut diketahuii, mereka bergantian untuk menjadi eksekutor. Saat kejadian penjambretan yang menimpa korban Dwi, tersangka K bekerja sebagai pemetik. Ia merampas ponsel korban yang saat itu dibonceng mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Semolowaru.

Setelah berhasil merampas ponsel korban, tersangka K menyerahkan ponsel hasil curian tersebut ke A. “Mereka modusnya seperti itu. Apabila K tertangkap maka tidak ada barang bukti yang dituduhkan,” jelasnya.

Tersangka termasuk cerdik, dari pengakuan mereka hal ini dilakukan agar mereka tidak menjadi sasaran massa bila tertangkap. Ini juga dilakukan untuk mengelabui polisi jika tertangkap. Pengakuannya ia sudah melakukan dua kali aksi penjambretan dengan sasaran ponsel. Pertama di jalan Raya Ngagel dan kedua di Semolowaru.

“Mekanismenya sama, mereka beraksi dengan modus yang sama pula,” terangnya.

Pengakuan keduanya, untuk ponsel yang dijambret terakhir rencananya akan dijual. Namun, tersangka K ingin menggunakannya dulu untuk ngegame. Namun, polisi yang sudah mengetahui identitas keduanya langsung menggerebek dan mengamankan mereka ke Polsek Sukolio.

“Mereka kami tangkap hampir bersamaan karena rumah keduanya memang tidak jauh,” ungkapnya. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia