Kamis, 22 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Ditinggal di Bengkel untuk Diservis, Yamaha N-Max Dicuri Orang

17 Juli 2019, 11: 11: 16 WIB | editor : Wijayanto

RAWAN: TKP pencurian motor Yamaha N-Max warna hitam nopol W 6965 BR di Jalan Raya Akim Kayat 13 Gresik.

RAWAN: TKP pencurian motor Yamaha N-Max warna hitam nopol W 6965 BR di Jalan Raya Akim Kayat 13 Gresik. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Aksi pencurian di Kabupaten Gresik kembali terjadi. Kemarin, aksi pencurian terjadi di Bengkel Mutiara yang ada di Jalan Raya Akim Kayat No. 13 Kecamatan Gresik. Sepeda motor Yamaha N-Max warna hitam nopol W 6965 BR milik Hidayat, warga Kelurahan Karang Turi raib dicuri orang saat hendak diservis.

Dalam penuturannya kepada petugas kepolisian, korban mengaku telah menitipkan motornya kepada pegawai bengkel untuk diservis. Seperti biasanya, motor ditinggal dengan kunci yang masih menempel di lubang kunci.

“Setelah menaruh sepeda, lalu saya tinggal. Seperti biasanya apabila servis sudah selesai motor akan diantarkan pulang ke rumah saya,” ujarnya.

Namun rupanya hari itu menjadi hari yang apes bagi Dayat, pria yang juga merupakan ketua RT di lingkungannya itu tidak bisa lagi melihat motornya parkir di halaman rumah.

“Saya curiga karena motor tidak kunjung diantarkan ke rumah. Saat datang ke bengkel pegawai bengkel terlihat tidak tahu keberadaan motor saya,” jelasnya.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diputar, ciri-ciri pelaku pencurian mengenakan jaket warna merah. Sebelum melakukan aksi dia terlihat duduk di atas motor yang menjadi target pencurian cukup lama.

Begitu dirasa ada kesempatan, dia lantas membawa lari motor. Melihat motornya telah dicuri, Dayat langsung mendatangi Mapolsek Gresik untuk membuat laporan kehilangan kendaraan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gresik, Iptu Yoyok Mardi dikonfirmasi hal ini membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengaku saat ini tengah meneliti rekaman CCTV yang ada di bengkel untuk mencari titik terang identitas pelaku pencurian.

“Kami juga telah memeriksa beberapa saksi mulai pemilik bengkel hingga mekanik atas kelalaian ini. Sebab, pemilik motor sudah menitipkan kendaraannya untuk di servis kepada pegawai bengkel,” tegasnya. 

Pada bagian lain, saat dikonfirmasi perihal kejadian tersebut pegawai bengkel Mutiara mengaku tidak tahu menahu mengenati kejadian pencurian yang terjadi.

“Saya kebetulan baru masuk, jadi tidak mendengar ada pencurian,” kata salah seorang mekanik yang menolak menyebutkan nama.(fir/rof)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia