Selasa, 20 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Kasus Korupsi Dana Jasmas DPRD Surabaya

DPC Partai Gerindra Akan Beri Bantuan Hukum ke Aden

16 Juli 2019, 23: 48: 43 WIB | editor : Wijayanto

TERSANGKA KORUPSI: Aden Darmawan diangkut dengan mobil tahanan Kejari Perak ke rutan Kejati Jatim.

TERSANGKA KORUPSI: Aden Darmawan diangkut dengan mobil tahanan Kejari Perak ke rutan Kejati Jatim. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

Share this      

DPC Partai Gerindra Akan Beri Bantuan Hukum ke Aden
SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Surabaya akan memberikan bantuan hukum atas kasus dugaan korupsi Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) yang dialami Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Aden Darmawan terkait dana hibah Pemkot Surabaya tahun 2016.Sekretaris DPC Partai Gerindra Surabaya, A.H Thony mengatakan, pihaknya turut prihatin atas masalah yang melibatkan kader Gerindra tersebut. Menurutnya, kasus yang dialami Aden adalah cerminan bagi anggota DPRD Kota Surabaya untuk lebih berhati-hati mengemban amanah rakyat.“Kami turut prihatin dengan masalah yang dihadapi Pak Aden. Apa pun itu, beliau adalah kader Gerindra, kami akan beri bantuan hukum,” kata Tony, Selasa (16/7). Terkait kasus ini, dirinya sempat menanyakan pada pengurus partai sebelumnya apakah diperlukan pendampaingan dari partai atau tidak. “Kami akan menanyakan kesiapan Pak Aden dalam menghadapi persoalan ini. Apa sudah ada kuasa hukumnya atau belum. Kalau memang belum, partai akan memberikan advokasi atau bantuan hukum,” jelasnya.Diketahui, penetapan Aden Darmawan sebagai tersangka oleh penyidik Kejari Tanjung Perak merupakan pengembangan penyidikan dari terdakwa Agus Setiawan Tjong yang saat ini sedang menjalani proses persidangan kasus serupa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Penyidik Kejari Tanjung Perak Surabaya mengungkap modus yang dilakukan Agus Setiawan Tjong adalah dengan mengoordinasi sebanyak 230 wilayah rukun tetangga (RT) se-Surabaya untuk mengajukan proposal pengadaan tenda, kursi, dan perangkat pengeras suara (sound system).Proposal-proposal yang telah dibuat kemudian dibawa Agus untuk disodorkan kepada anggota DPRD Kota Surabaya untuk disetujui menggunakan dana jasmas dengan harga-harga yang telah digelembungkan.“Partai dalam konteks ini bersikap proporsional bahwa partai menyejahterakan anggotanya. Jadi, tidak ada masalah meski itu kasus korupsi. Kami mendudukkan hukum sesuai aturan yang ditentukan. Itu semua akan diuji dalam forum peradilan. Kalau kader kami bersalah, ya, kami hormati ketetapan hukum,” tegasnya. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia