Senin, 09 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Gay Ini Kerjai Pelajar karena Kekasihnya Dimarahi, Akhirnya Masuk Bui

16 Juli 2019, 17: 41: 08 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Ulah Carlo Dio Handoyo, 23, membuat ngilu. Sebab pria yang tinggal di Jalan Blauran IV, 12, Genteng, atau di Jalan Prapanca nomor 35, Surabaya ini nekat mencabuli AS,16, seorang pelajar. Akibat aksi tak terpuji itu, kini gay tersebut dijebloskan bui.

Carlo melakukan pencabulan terhadap AS dengan dalih kekasihnya Billy disakiti.  Sebenarnya korban tak terlibat langsung terhadap apa yang dialami Billy. Dia hanya menjadi pelampisan Carlo karena orang yang menyakiti kekasihnya itu adalah teman korban.

Kasus ini berawal saat Carlo keluar untuk bekerja. Dia meninggalkan kekasihnya itu di kos. Selama ini mereka memang hidup sekamar. Kemudian pada awal bulan Juni, datang pemilik kos menagih uang kos kepada Billy.

Kebetulan pemilik tersebut adalah teman korban. Namun Billy menganggap jika pemilik kos saat itu berbuat tak sopan. Dia meminta uang bulanan kos sambal marah dan membentak.

Hal ini membuat Billy sakit hati dan mengadu kepada Carlo. Saat pulang kerja, Billy curhat kepada Carlo tentang apa yang dialaminya saat ia ditinggal sendirian di kos. Sebagai kekasih, Carlo pun tak terima atas perbuatan itu. Dia marah dan berniat membalas sakit hatinya. 

Namun beberapa hari usai kejadian itu, Carlo tak menjumpai si pemilik kos. Carlo menahan amarah itu. Lalu dia mendapati AS. Saat itu, korban sedang asyik bermain  game online. 

Ia fokus dengan game tersebut. Kemudian Carlo pun melampiaskan kemarahannya kepada korban. Namun cara yang dilakukan pelaku tergolong aneh. Dia onani dan diarahkan ke punggung korban. Kontan saja hal itu membuat korban kaget. Dia melompat histeris menghindari tersangka. Namun tersangka malah tertawa puas. 

Tak terima kejadian itu, korban mengadu kepada orang tuanya. Karena menganggap perbuatan Carlo sudah keterlaluan, orang tua korban melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. 

Kanit PPA Ruth Yeni mengatakan usai memperoleh laporan tersebut, pihaknya pun memeriksa korban. Setelah barang bukti diamankan dan korban sudah dimintai keterangan, penyidik pun menuju kos tersangka. Saat ditangkap, tersangka berada di kos bersama pasangan sesama jenisnya. 

“Dia kami tangkap tanpa perlawanan, dia pun mengakui perbutannya,” ungkap AKP Ruth, Senin (15/7) 

Ruth mengatakan setelah ditangkap, Carlo digeladang ke Mapolrestabes. Berdasasarkan pengakuannya, Carlo mengaku melakukan aksinya lantaran tak terima atas perbuatan teman korban yang membentak kekasihnya Billy.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Carlo ditahan. Ia pun tak mengelak jika menyakui sesama jenis. Sedangkan korban masih dilakukan pendampingan, sebab ia merasa malu atas kejadian yang ia alaminya.  (yua/rud)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia