Kamis, 22 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Perampok Bersajam Satroni Minimarket Tambak Deres

16 Juli 2019, 17: 28: 29 WIB | editor : Wijayanto

TKP: Minimarket tempat kejadian perampokan.

TKP: Minimarket tempat kejadian perampokan. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Perampokan terjadi di salah satu minimarket di Jalan Kyai Tambak Deres, Kecamatan Bulak, Senin (15/7) pukul 03.00. Minimarket yang buka 24 jam ini menjadi sasaran dua orang pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Pelaku menodong kasir dengan pisau penghabisan dan meminta sejumlah uang di dalam mesin kasir. Mereka berhasil menggondol uang Rp 1 juta saat itu. Polisi masih menyelidiki identitas pelaku yang sempat terekam CCTV minimarket.

Salah satu karyawan minimarket yang berjaga saat itu Azam mengatakan, kejadian tersebut saat ia giliran berjaga. Ia bersama temannya berjaga dinihari itu. Hingga datang satu orang dengan menggunakan jaket hitam dengan masker menuju ke kasir.

Pria berperawakan kurus tersebut langsung mengeluarkan pisau penghabisan yang sebelumnya ditaruh dalam tas. “Saya ditodong pedang seperti golok,” katanya.

Pelaku yang diketahui berlogat Jawa ini meminta korban yang saat itu berada di depan mesin kasir untuk segera memberikan uang yang ada di dalam mesin tersebut. Korban bersama temannya sempat ketakutan karena pisau penghabisan sudah ada di depannya.

Uang yang ada di dalam mesin kasir Rp 1 juta diberikan korban. Kemudian datang lagi satu orang pelaku menggunakan jaket berperawakan besar sambil menunjukkan seperti pistol yang masih tersembunyi dalam jaketnya. “Saya lihat pistol tapi masih disimpan ditutupi jaket. Kalau mainan atau tidak saya tidak tahu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Endri Subandrio membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya sudah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV saat dua pelaku berada di depan halaman minimarket. Ia membenarkan pula jika korban melihat ada pistol yang dibawa salah satu pelaku. Namun, untuk keasliannya belum bisa dipastikan. “Bisa jadi hanya mainan, tidak ditunjukkan langsung,” katanya.

Ia mengungkapkan, dari keterangan korban dan rekaman CCT via menduga kedua pelaku ini masih amatiran. Ini dikarenakan uang yang dibawa hanya sedikit dan pelaku sempat meminta ponsel korban namun tidak jadi diambil.

Pelaku sudah ditunjukkan lokasi korban menaruh ponselnya namun tidak diambil saat itu malah memilih kabur berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X. Dari rekaman CCTV juga terlihat ada pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja sebelum kedua pelaku datang.

Pengendara sepeda motor Ninja ini datang ke lokasi dan membeli rokok. Setelah ia keluar halaman minimarket muncul kedua pelaku. Setelah selesai pelaku kabur menuju jalan raya Kedung Cowek, pengendara Ninja ini mengikutinya dari belakang. “Kami masih menyelidikinya. Nomor polisi tidak kelihatan karena rekaman CCTV kualitasnya jelek,” terangnya.(gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia