Senin, 09 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Pembangunan Gedung Terpadu Dimulai, OPD Siap-Siap Sewa Kantor

16 Juli 2019, 14: 54: 32 WIB | editor : Wijayanto

TERINTEGRASI: Kantor Pemkab Sidoarjo yang akan dibangun gedung terpadu tujuh belas lantai.

TERINTEGRASI: Kantor Pemkab Sidoarjo yang akan dibangun gedung terpadu tujuh belas lantai. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Pembangunan gedung terpadu rencananya akan dimulai tahun ini. Selama proses pembangunan tersebut, seluruh OPD diminta mengosongkan kantor. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agoes Boedi Tjahjono mengatakan, untuk membangun gedung 17 lantai tersebut pihaknya menggandeng pihak ketiga. Sistem Bangun Guna Serah (BGS) atau sering dikenal dengan Built Transfer Operate (BTO) yang dipilih. Pembangunan dikerjakan pihak ketiga. Sebagai gantinya, pemkab menyerahkan sejumlah aset. Barang milik daerah  (BMD) itu dimanfaatkan oleh pihak ketiga. 

Agoes menjelaskan, ada 27 aset yang dimanfaatkan oleh swasta. Seluruhnya merupakan kantor OPD. Sebagai gantinya, OPD diminta mengosongkan kantor. "Kami pindahkan. Sementara sewa kantor dulu," paparnya.

Anggaran sewa kantor sudah tertuang dalam APBD 2019 senilai Rp 3 miliar. Gedung terpadu rencananya dibangun selama dua tahun. Akhir 2020, gedung pelayanan satu atap itu rampung. "Awal tahun 2021 sudah bisa beroperasi," ujarnya. 

Sementara itu, pembangunan gedung terpadu menuai reaksi dari DPRD. Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan meminta pemkab menelaah rencana tersebut. Pasalnya ada sejumlah program penting lain yang membutuhkan perhatian.

Dia mencontohkan pembangunan jalan. Minimal persentase anggaran kebina margaan mencapai 20 persen. Saat ini total APBD Sidoarjo Rp 5 triliun. Artinya pemkab harus menyediakan dana minimal Rp 500 miliar. "Kalau kebutuhan wajib sudah dipenuhi tidak masalah membangun gedung terpadu," ucapnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia