Selasa, 20 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Perampok Minimarket Diduga Konsumsi SS Sebelum Beraksi

16 Juli 2019, 01: 25: 22 WIB | editor : Wijayanto

TERUNGKAP: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menunjukkan foto tersangka Adi Hermawan yang diduga juga mengkonsumsi SS.

TERUNGKAP: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menunjukkan foto tersangka Adi Hermawan yang diduga juga mengkonsumsi SS. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO – Polisi masih mengembangkan kasus perampokan minimarket yang berhasil ditangkap dan ditembak mati beberapa hari lalu. Dari penyelidikan yang didapat, selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari uang hasil perampokan juga digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu (SS).

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan, hal itu dikuatkan dengan ditemukannya sejumlah barang bukti narkotika di rumah tersangka Adi Hermawan. Di rumah pria yang ditembak mati itu, polisi menemukan 10 poket SS dan satu bungkus serbuk pil koplo. “Diduga saat beraksi tersangka juga berada di bawah pengaruh narkotika,” sebut Zain.

Di samping itu, ternyata kedua tersangka kasus perampokan ini juga tidak pertama kali berurusan dengan pihak kepolisian. Keduanya juga telah menjalani hukuman dengan kasus yang sama. Zain berharap dengan adanya tindakan tegas itu, dapat membuat jera para pelaku kriminalitas di Sidoarjo.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua tersangka perampokan minimarket yang telah beraksi di Sidoarjo itu berhasil diringkus Unit Reskrim Polresta Sidoarjo. Keduanya adalah Adi Hermawan, 31, warga  Jalan Gunungsari RT 02/RW 09, Kelurahan Sawunggaling, Surabaya. Sedangkan rekannya Toni Santoso Putra, 28, warga Taman Puspa Sari Blok C, Desa Kali Pecabean, Kecamatan Candi.

Toni ditangkap dirumahnya pada hari Jumat (12/7) sekitar pukul 22.30. Sedangkan Adi Hermawan ditangkap saat melintas di Jalan Raya Glagah Arum, Kecamatan Tanggulangin sekitar pukul 04.00. Iapun terpaksa ditembak mati lantaran melawan saat ditangkap petugas.

Dalam kesempatan itu juga, Zain menghimbau kepada masyarakat khususnya pengelola minimarket untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan operasional kamera CCTV yang ada. Guna mencegah tindak kriminalitas serupa terulang kembali.

Selain itu, Zain juga menghimbau kepada masyarakat untuk bisa mengoperasionalkan aplikasi Delta Siap. Didalamnya telah dilengkapi panic button yang bisa diaktifkan jika dalam situasi terdesak. Dengan cepat petugas kepolisian akan merespon panggilan tersebut. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia