Kamis, 12 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

MPLS Anti Perpeloncoan, Bikin Pohon Cita-Cita hingga Gandeng BNN

15 Juli 2019, 18: 38: 58 WIB | editor : Wijayanto

KREATIF: Kreasi pohon cita-cita peserta didik baru SMPN 1 Sidoarjo.

KREATIF: Kreasi pohon cita-cita peserta didik baru SMPN 1 Sidoarjo. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) peserta didik baru seluruh jenjang pendidikan di Sidoarjo dimulai Senin (15/7). Semua murid baru bersukacita menyambut hari pertamanya bersekolah. Apalagi kini tak ada lagi perpeloncoan.

Keseruan MPLS terlihat di SMPN 1 Sidoarjo dan SMPN 2 Sidoarjo. Sejak pukul 06.30, peserta didik baru memulai kegiatan MPLS.  

Waka Kesiswaan SMPN 1 Sidoarjo Aprilin Astuti menceritakan, kegiatan pra MPLS sudah digelar pada Sabtu (13/7). Sebanyak 352 peserta didik baru dikumpulkan. Sekolah memberikan gambaran pelaksanaan MPLS.

MPLS: Siswa baru SMPN 1 Sidoarjo membuat pohon cita cita.

MPLS: Siswa baru SMPN 1 Sidoarjo membuat pohon cita cita. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

“Untuk memotivasi semangat belajar, kita minta membuat pohon cita-cita. Terakhir dikumpulkan Rabu (17/7). Nantinya akan dipajang di kelas masing-masing,” jelas Aprilin. 

Pohon cita-cita tersebut berisikan nama lengkap peserta didik, cita-cita jangka pendek, cita-cita jangka panjang dan usaha apa saja yang dilakukan untuk meraih cita-cita tersebut. “Pohon cita-cita yang paling kreatif akan mendapat reward,” tambahnya. 

Seperti Zahra Asyila, peserta didik baru SMPN 1 Sidoarjo ini punya cita-cita jangka panjang menjadi dokter. "Membantu orang yang kurang mampu untuk berobat. Cita cita jangka pendek diterima di SMA Negeri 1 Sidoarjo,” ujar alumnus SDN Pucang 3 tersebut dengan mata berbinar. 

MPLS yang dilakukan 358 peserta didik di SMPN 2 Sidoarjo (Spendasi) tak kalah seru. Waka Kesiswaan Indrajid Sugianto menjelaskan, MPLS di Spendasi mengambil tema Destinasi Wisata Sidoarjo untuk penamaan setiap kelompok. “Ada Candi Pari, Monumen Jayandaru, Lumpur Lapindo, seperti itu,” katanya. 

MPLS dibuka dengan upacara. Secara simbolis orang tua menyerahkan peserta didik baru ke pihak sekolah. Dilanjutkan dengan tes matrikulasi. “Hari ini benar-benar hari pertama masuk sekolah. Kita adakan tes untuk mengetahui gaya belajar siswa,” ujar Indrajid.  

MPLS Spendasi juga menggandeng BNN dan Polresta Sidoarjo untuk memberikan materi di hari kedua. Di hari terakhir, Rabu (17/7) ada penampilan Pentas Sejuta Aksi dari ektrakulikuler. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo Asrofi menyebutkan, kegiatan MPLS tahun 2019 masih berpatokan pada Permendikbud Nomor 18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.

“Materinya beragam. Sekolah diberi wewenang untuk mengatur jadwalnya,” kata Asrofi kepada Radar Sidoarjo, Senin (15/7).

Materi MPLS tersebut antara lain, pengenalan kurikulum 2013, wawasan wiyata mandala, kesadaran berbangsa dan bernegara, ke pramukaan, cara belajar efektif, pendidikan karakter dan adiwiyata serta pembinaan mental agama. (rpp/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia