Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Curi Laptop, Tertangkap setelah Dihadang Massa

13 Juli 2019, 13: 31: 55 WIB | editor : Wijayanto

Tersangka Ribut Agus Setiawan

Tersangka Ribut Agus Setiawan (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Hati-hati jika meninggalkan rumah dalam keadaan pintu terbuka atau tidak dikunci. Sebuah rumah di Jalan Wonokusumo Jaya VI, Semampir disatroni maling saat ditinggal pemiliknya ke depan rumah.

Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika korban keluar rumah menuju ke depan rumahnya. Saat itu tersangka yang menggunakan sepeda motor berhenti di depan rumah korban dan masuk ke dalam rumah tersebut.

Tersangka diketahui Ribut Agus Setiawan, 27, warga Jalan Simolawang Kalimir atau indekos di Simolawang II, Simokerto ini mengambil laptop milik korbannya. Beruntung saat keluar rumah, anak korban memergoki aksi pelaku. Dan massa yang tahu ada aksi pencurian di di Jalan Wonokusumo Jaya V, Semampir itu langsung mengepung pelaku.

Sebelum beraksi, tersangka melihat laptop yang berada di meja ruang tamu. Ia langsung mengambilnya dan keluar. “Saat itu aksinya terpergok anak korban,” katanya.

Anak korban yang mengetahui kejadian tersebut mengejar tersangka keluar rumah sambil meneriaki maling. Salah satu saudara korban mengetahui teriakan tersebut ikut mengejar. Tersangka sempat berhasil lolos karena warga yang mengejar hanya berlari sementara tersangka mengendarai sepeda motor.

Namun warga tak patah semangat, mereka melakukan penghadangan di Jalan Wonokusumo Jaya V. “Tersangka menyerah dan beruntung ada anggota kami yang sedang berada di warung dekat lokasi. Tersangka pun kami amankan sebelum menjadi bulan-bulanan massa,” ujarnya.

Polisi lalu melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Dari keterangan tersangka, ia nekat karena butuh uang untuk kebutuhannya sehari-hari. Tersangka selama ini bekerja di warung kopi. “Pengakuannya pertama kali. Kami masih menyelidiki terlebih dulu. Rencananya laptop tersebut hendak dijual oleh tersangka dan uangnya untuk makan,” ungkapnya. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia