Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Gresik

Bisnis Perhiasan Lirik Komunitas Sosialita di Kota Pudak

13 Juli 2019, 13: 05: 56 WIB | editor : Wijayanto

DONGKRAK GENGSI: Para sosialita sedang sibuk memilih perhiasan di gerai Goldmart.

DONGKRAK GENGSI: Para sosialita sedang sibuk memilih perhiasan di gerai Goldmart. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Pertumbuhan kalangan sosialita di Kabuapten Gresik menjadi peluang baru bagi industri ritel perhiasan. Mereka kini punya hobi baru. Rata-rata mereka mulai menyukai berbelanja perhiasan emas untuk dijadikan koleksi pribadi.

"Untuk kelompok milenial belum menyentuh. Tapi ada yang menarik ibu-ibu muda di Gresik bergeser suka berbelanja logam mulia, emas," ujar Area Manager Indoensia Timur PT Gold Martindo, IGA Komang Widariani.

Penilaian itu didasarkan atas kunjungan pembeli ke Goldmart Gress Mall Gresik. Sejak beroperasi sampai saat ini pembelinya didominasi kaum ibu muda. “Paling tinggi transaksinya Rp 58 juta. Menariknya, rata-rata mereka didampingi suaminya,” ungkapnya.

Di Jawa Timur sendiri, gerai Goldmart ada tiga. Selain di Gress Mall Gresik, Tunjungan Plaza dan Malang. Khusus Goldmart Gress Mall Gresik sejak beroperasi sudah cukup baik tingkat penjualannya. Rata-rata mencapai Rp150 juta per bulan. "Sudah mncapai 80 persen dari target total Goldmart Gress Mall Gresik. Sudah luar biasa," katanya.

Menurutnya, Gresik merupakan pasar potensial. Tingkat daya belinya lebih bagus daripada Surabaya. "Kami berharap dengan adanya Goldmart di Gresik, image logam mulia emas glamor dapat berubah. Menjadi kebutuhan untuk gaya hidup,"  kata dia.

Account Sales Supervisor UBS Fitri Indah Lestari mengatakan penjualan perhiasan usai Lebaran mengalami peningkatan daripada bulan sebelumnya.  “Dibandingkan periode yang sama memang naik karena terdorong Lebaran. Untuk itu, kami genjot program promosi khusus,” kata Fitri. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia