Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Target Tercapai, Surabaya Juara Umum Senam

13 Juli 2019, 01: 07: 06 WIB | editor : Wijayanto

JUARA UMUM: Ketua Umum Persani Surabaya Pertiwi Ayu Krishna bersama empat atlet senam andalannya yang menjadi juara umum cabor senam Porprov VI di Gre

JUARA UMUM: Ketua Umum Persani Surabaya Pertiwi Ayu Krishna bersama empat atlet senam andalannya yang menjadi juara umum cabor senam Porprov VI di Gresik. (KONI JATIM FOR RADAR SURABAYA)

Share this      

Surabaya - Atlet senam Surabaya berhasil mengukir prestasi ganda di ajang Porprov VI/2019, selain bisa merelisasikan target dari Ketua Umum Persani Surabaya, mereka juga berhasil meraih juara umum dengan meraih 6 emas, 4 perak dan 2 perunggu.

Sedangkan diperingkat kedua Gresik 5 emas, 5 perak, 3 perunggu, Kabupaten Malang di peringkat tiga, 3 emas, 1 perak, 2 perunggu, peringkat empat Kota Malang 2 emas, 4 perak, perunggu kemudian disusul Kota Kediri 2 emas, 2 perak, 2 perunggu.

Perolehan enam emas yang diraih oleh pesenam Surabaya sesuai dengan target dari Ketua Umum Persani Surabaya Dra Ec Hj Pertiwi Ayu Krishna MM. "Alhamdulillah para atlet kita bisa merealisasikan target dan meraih juara," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, target enam emas itu sebenarnya sudah realistis mengingat persaingan cabang olahraga senam sangat ketat sebab pembinaan di daerah juga berjalan dengan bagus.

Selain itu ia juga berharap Pemkot Surabaya bisa memberikan perhatian lebih kepada para atlet terutama di bidang pendidikan. "Para atlet sudah berlatih keras dan mereka bisa memberikan emas untuk Kota Surabaya, jadi harus mendapat perhatian lebih dari Pemkot Surabaya," kata perempuang yang juga politisi Golkar itu.

Ia berharap prestasi ini bisa ditingkatkan oleh para atlet hingga mereka bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi. "Kalau bisa meraih emas PON," kata Pertiwi Ayu Krishna yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya itu.

Sementara itu  Kabid Binpres Persani Jatim, Indra Sibarani melihat ada beberapa atlet senam yang turun di Porprov memiliki kemampuan di atas rata-rata dan bisa dikembangkan teknik dan kemampuannya.

Bahkan tidak menutup kemungkinan mereka bisa masuk tim Pra PON Jatim. "Seperti atlet dari Surabaya, Banyuwangi, Kota Malang, Kabupaten Malang dan usia mereka masih sangat muda dan punya banyak waktu untuk diasah skill dan mentalnya untuk jadi pesenam andalan Jatim pada masa mendatang," pungkas Indra Sibarani yang juga pelatih Puslatda Senam Jatim. (aam/rak) 

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia