Kamis, 23 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

Daftar Sejak Kelas 3 SD, Kini Berhaji di Usia 18 Tahun

12 Juli 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

HAJI TERMUDA: Azka Khoirunnisa, Jamaah Calon Haji (JCH) kloter 15 asal Malang, merupakan JCH termuda dengan usia 18 tahun, saat berada di Asrama Haji

HAJI TERMUDA: Azka Khoirunnisa, Jamaah Calon Haji (JCH) kloter 15 asal Malang, merupakan JCH termuda dengan usia 18 tahun, saat berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Kamis (11/7). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Baru lulus SMA tahun 2019 dan usianya paling muda diantara calon jamaah haji (CJH) Embarkasi Surabaya yang lainnya, Azka Khoirunnisa,18, CJH Kloter 15 asal Sawojajar, Kota Malang, mengaku gembira. Gadis cantik ini memantapkan dirinya ke tanah suci untuk menjalankan rukun Islam ke 5. 

Rahmat/Wartawan Radar Surabaya

Azka mengaku sudah mempersiapkan doa-doa khusus di tanah suci. “Ya doa-doa khusus banyak, ya pertama buat Rasulullah SAW, orang tua, kakak, keluarga kandung, keluarga besar, keluarga yang wafat, teman-teman baik yang sudah wafat maupun yang masih hidup, “ ujar gadis kelahiran 2 Juli 2001 ini. 

Azka berharap nantinya di tanah suci dirinya berdoa agar cita-citanya terkabul. “Mudah-mudahan keinginan saya masuk kuliah kedokteran terkabul, dan menjadi orang yang bermanfaat mengganggakan keluarga,”ungkap alumni lulusan SMAN 10 Malang tersebut. 

Dia berangkat dengan di dampingi oleh ibunya ini mengaku bahwa persiapannya sudah dilakukan baik persiapan fisik maupun mental selama menjalankan ibadah haji. “Kalau dari pembekalan haji itu sempat disuruh untuk jalan minimal seminggu 2  sampai 3 kali sejauh 2 km sampai 3 km. Soalnya kan tawaf, sa’i bolak balik,”imbuhnya.     

Sebelum berangkat tahun ini, dia telah menunggu bertahun-tahun. Dan ketika namanya disebutkan bisa berangkat, hatinya begitu gembira. “Senang banget, selalu dapat saran agar dimanfaatkan sebaik-baiknya ibadah haji ini. Karena banyak orang-orang yang telah nunggu lama 10 sampai 20 tahun ingin berhaji, tapi Alhamdulillah saya didaftrakan pas masih kecil, sedangkan saya sendiri tinggal nerima saja dari orang tua saja,” jelas anak pasangan  Moh Thohir, 58, dan Uswatun Khasanah, 54.

Tercatat gadis berkacamata tersebut didaftarkan orang tuanya untuk berhaji saat berumur 10 tahun sejak dirinya kelas 3 SD. Namun saat keinginan orang tuanya untuk berangkat haji bersama-sama tahun 2013, gadis berkaca mata tersebut tidak bisa berangkat haji karena terkendala umur. 

Menurut Ibunda Azka, Uswatun Khasanah, pada tahun 2013 rencana berangkat haji satu keluarga sebanyak 5 orang namun karena Azka belum cukup umur akhirnya Azka tidak bisa berangkat dan ibadah haji hanya dilakukan hanya 4 orang minus Azka. (*/rud) 

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia