Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Tutupi Pandangan, Pemkab Segera Bongkar Reklame di Sekitar Landmark

11 Juli 2019, 08: 16: 13 WIB | editor : Wijayanto

SEGERA DIBONGKAR: Pemerintah memastikan seluruh reklame didekat landmark bakal dibongkar.

SEGERA DIBONGKAR: Pemerintah memastikan seluruh reklame didekat landmark bakal dibongkar. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Seluruh reklame yang berada di sekitar landmark segera dilakukan pembongkaran. Hal ini, sesuai kebijakan pemerintah yang melarang adanya papan reklame sepanjang 50 meter dari landmark. Dinas Penanaman Modal - Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) saat ini tinggal menunggu masa izin habis.

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Gresik Mulyanto mengatakan setelah izinnya habis pihaknya langsung merekomendasikan kepada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pembongkaran. "Pembongkaran menunggu izin habis. Nanti kami rekomkan ke Satpol PP," ujarnya.

Saat ini, ada tiga wilayah yang akan dibangun landmark. Yakni, perempatan Sentolang, perempatan Kebomas dan perlimaan Petro. "Di tiga lokasi tersebut, kami pastikan tidak mengeluarkan perpanjangan izin karena akan digunakan untuk landmark," terangnya.

Terkait dengan kapan habisnya izin, pihaknya tidak ingat satu persatu. Yang jelas untuk reklame bando di Sentolang izinnya sudah habis. Hanya saja, untuk pembongkaran pihaknya tidak tahu karena itu wewenang Satpol PP. "Infonya sudah di appraisal. Tapi kami belum tahu pastinya," imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Gresik Abu Hasan mengatakan untuk reklame Sentolang memang belum dibongkar. Pihaknya masih mengajukan revisi appraisal. "Nilainya terlalu kecil. Kami usulkan direvisi," terangnya.

Untuk reklame lain pihaknya masih menunggu rekom dari SPM-PTSP Kabupaten Gresik. Kalau memang ada rekom pihaknya akan langsung melakukan penertiban. "Kami tunggu DMP-PTSP. Kapan izinnya habis dan yang mana saja," imbuhnya. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia