Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pengecer SS Gagal Transaksi, Ditangkap Polisi Dekat Pos Satpam

11 Juli 2019, 00: 39: 59 WIB | editor : Wijayanto

TERTANGKAP: Tersangka Samui gagal menjual sabu-sabu setelah keduluan diamankan polisi.

TERTANGKAP: Tersangka Samui gagal menjual sabu-sabu setelah keduluan diamankan polisi. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Samui, seorang pengedar sabu-sabu (SS) asal Dusun Kacangan RT 16 RW 06, Bulurejo, Benjeng Gresik tak berkutik ditangkap polisi. Tersangka ditangkap saat hendak transaksi narkoba di sekitar pos satpam Jalan Kedungdoro, Kampung, Surabaya.

Berdasarkan informasi, pria yang tinggal di Jalan Stasiun Pasar Depo Lamongan, Surabaya itu awalnya hendak transaksi dengan pembeli. Dia menunggu seseorang sambil menenteng tas plastik warna kuning.

Sementara Tim Unit Reskrim Polsek Wiyung yang mendapatkan informasi dari salah satu masyarakat terkait akan adanya transaksi SS lalu merapat ke lokasi. Sesampainya di lokasi, polisi mencurigai gerak-gerik tersangka. “Setelah benar dipastikan target, tersangka langsung ditangkap,” ujar Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad.

(ISTIMEWA)

Tersangka  awalnya terkejut. Dia tak mengira yang datang polisi. Tak mau buang-buang waktu, barang bawaan tersangka lalu digeledah. Termasuk saku celana dan baju.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan SS di dalam tas plastik yang dibawa tersangka. “Dari dalam tas plastik ditemukan satu poket sabu seberat 0, 51 gram dan satu poket sabu 0, 31 gram,” sambung mantan Wakapolsek Wonokromo itu.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan 7 poket plastik klip bekas SS, 2 buah skop plastik sedotan, 1 buah plastik kosong kecil bertuliskan E-Tail, 1 buah plastik kosong agak besar, 2 buah Handphone (HP) dan uang tunai Rp 150 ribu. “Barang bukti tersebut diakui milik tersangka,” tegasnya.

Kepada penyidik tersangka mengaku, bukan sebagai pengedar. Dia hanya mengantarkan SS. Meski berkilah, tersangka tetap digelandang ke Polsek Wiyung. “Tersangka menjual sabu per poketnya dengan harga Rp 150 ribu,” bebernya.

Ditambahkan Rasyad, penyidik masih mendalami dan mengembangkan asal-usul barang. Atas perbuatannya tersangka saat ini sudah ditahan di Mapolsek Wiyung.(rus/rud)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia