Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Kinerja Bongkar Muat Naik, Didominasi Curah Kering

11 Juli 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

TERUS MENINGKAT: Kapal-kapal milik PT BMS yang memacu kinerja bongkar muat barang guna memperlancar logistik nasional.

TERUS MENINGKAT: Kapal-kapal milik PT BMS yang memacu kinerja bongkar muat barang guna memperlancar logistik nasional. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan selama tiga tahun terakhir. Salah satunya didorong oleh kinerja pelayanan barang baik luar negeri maupun dalam negeri, khususnya curah kering, yang pada 2018 mencapai 6.096 ton.

Direktur Utama PT BMS Daru Julianto Wicaksono mengatakan, kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan bongkar muat fertilizer atau MOP sebanyak 444.435 ton dan gandum sebesar 1.253.995 ton selama tiga tahun terakhir. Berdasarkan asal barang, Pelabuhan Manyar Gresik masih didominasi oleh kapal berbendera asing yang membawa barang-barang impor, terutama curah kering.

"Dari segi produktivitas dan kinerja bongkar muat mengalami pasang surut diawal operasi seperti pada 2016 arus barang PT BMS tercatat sebanyak 438.343 ton, namun di tahun 2017 menanjak hingga 1.300.377 ton dan 1.055.243 ton di tahun 2018," jelas Daru dalam keterangan resmi, kemarin.

Selain produktivitas, kinerja pelayanan barang baik luar negeri maupun dalam negeri khususnya curah kering di Pelabuhan BMS dalam satuan T/S/D (Ton/Ship/Day) selama kurun waktu tiga tahun beroperasi mengalami peningkatan. "Selama beroperasi trafik arus barang, kinerja dan pelayanan usaha bongkar muat barang (stevedoring) Pelabuhan BMS mengalami peningkatan yang cukup signifikan," ungkap Daru.

Dari segi okupansi dermaga (BOR) di PT BMS, performance rata-ratanya mencapai 54,7 persen, terhitung di 2016 hingga 2018 sebesar 56 persen. "Dengan kapasitas eksisting produksi sandar kapal di dermaga PT BMS mencapai 1.620.000 ton per tahun dan ketersedian fasiltitas dua tambatan, crane kapal serta grabe-hopper," jelas Daru.

Daru menambahkan, di tahun 2019 ini sudah ada perencanaan akan ada penambahan fasilitas dan. "Harapannya dengan adanya realisasi ekspansi dermaga ke depannya dapat memperlancar arus logistik nasional seperti yang dicanangkan oleh PT Pelindo III, yang mana keberadaan pelabuhannya merupakan bagian terpenting dari konektivitas arus barang di wilayah Indonesia," tandas Daru. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia