Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

11 Kloter Telah Berangkat, 2 JCH Masih Dirawat karena Sakit

11 Juli 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

ADA BATASAN: Petugas memeriksa barang bawaan JCH dan menyita barang yang melanggar aturan. Sebagai efek jera, mulai tahun ini barang sitaan tak akan d

ADA BATASAN: Petugas memeriksa barang bawaan JCH dan menyita barang yang melanggar aturan. Sebagai efek jera, mulai tahun ini barang sitaan tak akan dikembalikan. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – 11 kloter Jamaah Calon Haji (JCH) dari Embarkasi Surabaya telah diterbangkan dari Bandara Juanda menuju Bandara Madinah, Rabu (10/7) dini hari. Di kloter 11, sejumlah 4.903 JCH serta petugas telah diberangkatkan ke tanah suci. Dari jumlah tersebut, terdapat 110 JCH yang memakai kursi roda.

“Karena kondisi JCH yang memerlukan bantuan alat gerak, mereka menggunakan kursi roda” ujar Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Jamal.

Dari total jamaah yang diberangkatkan dari kloter 11, masih terdapat dua  JCH yang harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Haji Surabaya, yakni Mujidin,74, JCH asal Kabupaten Pacitan dengan kondisi endema paru akut dan efusi pleura. Sedangkan JCH dari Kabupaten Sampang dengan diagnosa muntah darah. 

Adapun barang sitaan, Jamal menuturkan, pihaknya telah menyita barang-barang berlebihan yang tidak sesuai kebutuhan sesuai aturan penerbangan dan bea cukai. Untuk rokok, sudah terkumpul sekitar 5.000 bungkus rokok sitaan.

Laki-laki yang juga Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ini menegaskan, pihaknya tidak akan mengembalikan sitaan tersebut kepada pemiliknya seperti tahun lalu. Tujuannya untuk memberikan efek jera.

“Tidak seperti tahun lalu, barang sitaan bisa diambil jamaah haji di daerahnya masing-masing. Saat ini, barang tersebut menjadi sitaan negara. Kita telah bersurat kepada daerah untuk mensosialisasikan hal tersebut ke JCH daerah masing-masing. Sebagai efek jera, karena setiap tahun seperti ini, jadi merepotkan semua,” tegasnya. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia