Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Moment Tahunan, Operator Seluler Berlomba Garap Jamaah Haji

10 Juli 2019, 23: 36: 51 WIB | editor : Wijayanto

Moment Tahunan, Operator Seluler Berlomba Garap Jamaah Haji

SURABAYA - Operator telekomunikasi turut menyambut momentum ibadah haji dengan berbondong-bondong menggarap peluang bisnis dari jamaah haji. Salah satunya dengan memberikan penawaran paket-paket untuk mendukung kekhusyukan ibadah haji sembari menyambung komunikasi dengan orang-orang tercinta di tanah air.

Salah satunya PT XL Axiata Tbk telah mempersiapkan paket khusus untuk jamaah haji demi memberikan kemudahan dan kenyamanan berkomunikasi selama beribadah. Chief Marketing Officer XL Axiata David Arcelus Oses menuturkan, paket khusus haji ini bertarif sangat kompetitif. Karena disertai dengan kuota data yang besar, serta mendapatkan dukungan jaringan 4G dari seluruh operator di Arab Saudi. "Dalam penyelenggaraan program layanan khusus jamaah haji ini, kami sangat memperhatikan kualitas layanan," terangnya di Surabaya, Rabu (10/7).

Karena layanan ini berada di luar negeri, maka pihaknya menjalin kerja sama dengan sejumlah operator telekomunikasi dan data di Arab Saudi yang memiliki kualitas jaringan yang baik. Seperti dengan operator Mobily, Saudi Telecom (STC), dan Zain. "Jadi, saat sudah berada di Arab Saudi atau tanah suci, pelanggan bisa memilih operator-operator tersebut untuk mendapatkan layanan roaming. Pelanggan XL tidak perlu mengganti kartunya dengan kartu lokal Arab Saudi," jelasnya.

Guna mempermudah para jamaah Haji Indonesia mendapatkan layanan paket khusus haji ini, pihaknya akan hadir di beberapa lokasi pemberangkatan jamaah mulai tanggal 6 Juli 2019 sampai dengan 11 Agustus 2019 di empat asrama haji. Yakni Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Asrama Haji Bekasi, Asrama Haji Donohudan Boyolali, Solo, dan Asrama Haji Surabaya.

Terpisah, AVP-Head of Marcomm East Java Bali Nusra Indosat Ooredoo Heru Wahyudi mengungkapkan, kendala yang sering dihadapi selama ini utamanya terkait usia jamaah haji yang didominasi orang tua. "Orang-orang yang masuk kategori tua ini biasanya cenderung kurang memahami penggunaan paket yang diberikan operator," ujarnya.

Sehingga selama ini kebanyakan dari mereka mengambil paket telepon dan sms saja. Namun kemudian saat ini sudah mulai banyak yang menginginkan paket yang sekaligus ada internetnya.

Tercatat sebanyak 38.000 jamaah haji yang berasal dari Jatim, Bali, Nusa Tenggara. Menurutnya, jumlah tersebut mampu menjadi peluang untuk meraup pelanggan untuk menggunakan paket haji tersebut. Pasalnya, peluang jamaah haji dinilai cukup menjanjikan. Pihaknya optimistis mampu menggaet 10 persen dari total jamaah haji yang berangkat.

Salah satu upaya untuk mencapai target tersebut ialah dengan sistem door to door yang langsung mendatangi keluarganya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia