Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Unair Terima 2.332 Mahasiswa Baru dari Jalur SBMPTN

10 Juli 2019, 10: 43: 07 WIB | editor : Wijayanto

TEMU MEDIA: Rektor Prof M Nasih memberikan keterangan kepada wartawan tentang hasil SBMPTN 2019 di kampus Unair Surabaya.

TEMU MEDIA: Rektor Prof M Nasih memberikan keterangan kepada wartawan tentang hasil SBMPTN 2019 di kampus Unair Surabaya. (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) diumumkan serentak kemarin (9/7). Universitas Airlangga Surabaya menerima 2.332 mahasiswa baru dari jalur SBMPTN.

"Mahasiswa baru jalur SBMPTN mencapai 42,5 persen dari minimal 40 persen," kata Rektor Unair Prof Mohammad Nasih.

Sebanyak 2.332 mahasiswa baru yang diterima di Unair, 379 di antaranya adalah penerima bidikmisi. Namun, mereka masih menunggu verifikasi dari pihak kampus. "Jika kondisinya herbeda dengan yang dilaporkan bukan penerimaan mahasiswa yang dicabut, tapi penerima bidikmisi. Artinya, mereka tetap bisa kuliah dengan biaya sendiri," ujarnya.

Dengan tambahan 379 mahasiswa baru bidikmisi, Unair saat ini telah mempunyai sekitar 800 mahasiswa penerima bidikmisi. Sebelumnya 384 mahasiswa bidikmisi telah diterima melalui jalur SNMPTN.

Yang membanggakan Nasih, tahun ini nilai tertinggi kedua untuk kelompok sains dan teknologi (saintek) berasal dari pendaftar Unair dengan nilai 808,01. Sementara yang tertinggi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan angka 804. "Ini sekaligus menjadi ukuran Fakultas Kedokteran (FK) masih menjadi rata-rata tertinggi. FK rata-ratanya ada di 736 sekian," ujarnya.

Nasih mengimbau para calon mahasiswa baru untuk segera mendaftar ulang dan melunasi biaya-biaya yang ada. Sebab, waktu yang diberikan untuk melengkapi administrasi tidak banyak. "Mohon segera mempersiapkan diri dengan mempersiapkan biaya dan lain-lain," tuturnya.

Untuk jalur mandiri, Nasih menyebutkan bahwa pihaknya akan mengumumkannya pada Rabu (10/7) ini. Daya tampung jalur mandiri sebesar 27 persen. "Kurang lebih 1.600 mahasiswa baru," ujarnya.

Informasi lain yang dihimpun Radar Surabaya, sebanyak 2.787 mahasiswa baru diterima di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui jalur SBMPTN. Termasuk 910 dari jalur bidikmisi. Wakil Rektor Bidang Akademik Unesa Prof Dr Bambang Yulianto mengatakan, dasar penerimaan mahasiswa baru tahun disesuaikan dengan kouta tiap prodi.

"Khususnya prodi seni dan olahraga, mereka harus mengunggah portofolio kinerja dan prestasi, Bidang olahraga kami gunakan 60 persen portofolio dan 40 persen nilai UTBK. Sementara bidang seni 50 persen portofolio dan 50 persen UTBK," katanya.

Peserta SBMPTN tahun 2019 tercatat 714.652 orang. Sebanyak 360.329 perserta atau 50,42 persen memilih program studi saintek, 345.896 perserta atau 48,40 persen memilih program studi soshum, dan sisanya 8.427 atau 1,18 persen memilih program studi campuran.

Wakil 1 Lembaga Masuk Perguruan Tinggi (LMPT) Prof Joni Hermana mengatakan, jumlah siswa yang mendaftar masuk PTN tahun 2019 ini mengalami penurunan signifikan. Ini terjadi di hampir semua PTN di tanah air. "Mungkin tidak berani karena nilainya tanggung. ITS saja turun sampai 50 persen. Tapi nilai UTBK rata-ratanya lebih tinggi," katanya. (rmt/rek)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia