Selasa, 15 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Lima Kandidat Lolos Administrasi Penentuan Ketua DPRD Sidoarjo

09 Juli 2019, 18: 08: 19 WIB | editor : Wijayanto

Suasana sidang paripurna di DRPD Sidoarjo.

Suasana sidang paripurna di DRPD Sidoarjo. (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO – Penentuan Ketua DPRD Sidoarjo dari fraksi PKB kian memanas. Pasalnya, dari delapan nama yang dicalonkan menjadi ketua dewan, tiga nama dinyatakan gugur. Tiga nama tersebut adalah Sullamul Hadi Nurmawan, Rizza Ali Faizin, dan Subandi.

Ketiganya dinyatakan gugur dalam bursa pencalonan ketua DPRD Sidoarjo lantaran dianggap tidak memenuhi syarat administrasi. Sementara lima nama lainnya dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi. Mereka adalah Abdillah Nasih, Usman, Dhamroni Chudlori, Saiful Ma'ali, dan Ainun Jariyah.

Kelima peserta yang dinyatakan lolos tersebut masing-masing menerima surat undangan dari DPP PKB. Undangan itu berisi ajakan untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Dhamroni mengaku, dirinya sudah menerima surat undangan tersebut. ”Siang saya terima. Lewat email,” katanya

Tak hanya Dhamroni, calon lainnya, Saiful Ma'ali dan Ainun Jariyah juga mengaku telah menerima surat undangan dari DPP PKB tersebut. Nantinya, proses fit and proper test akan digelar di DPP PKB. Dari jadwal tahapan yang ada, tanggal 8 Juli kemarin merupakan jadwal penerimaan undangan dari DPP PKB bagi peserta yang lolos.

Sementara itu, salah satu kandidat, Subandi mengaku belum menerima surat undangan tersebut. ”Sampai sekarang belum dapat,” ujarnya.

Tak hanya Subandi, Rizza Ali Faizin juga mengaku belum menerima surat undangan tersebut. namun demikian, dirinya mengaku optimis bakal menerima surat undangan tersebut. “Kan tanggal fit and proper test tanggal 10 Juli,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengatakan pengajuan dana hibah dari KPU akan diteliti. Pemkab memastikan akan membantu. Namun besarannya belum tentu sesuai dengan yang diajukan KPU. “Akan kami kaji lagi dan dikoordinasikan,” katanya.

Pria yang akrab disapa Abah Ipul itu menambahkan, pembahasan anggaran hibah itu dirapatkan sekda dan KPU. ”Tanggal 11 Juli kami putuskan,” paparnya.  (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia