Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Adi Sutarwijono Gantikan Whisnu Pimpin PDIP Surabaya

08 Juli 2019, 17: 06: 34 WIB | editor : Wijayanto

Adi Sutarwijono

Adi Sutarwijono (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menunjuk Adi Sutarwijono menjadi ketua DPC PDIP Surabaya periode 2019-2024, menggantikan posisi Wishnu Sakti Buana. 

Pergantian posisi ketua ini merupakan hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP yang digelar DPD PDIP Jatim di Empire Palace, Minggu (7/7). Selain menunjuk Adi Sutarwijono sebagai ketua, DPP PDIP juga memilih Taroe Sasmita sebagai sekretaris, dan Baktiono sebagai bendara. Taroe Sasmita menggantikan posisi Syaifuddin Zuhri dan Baktiono menggantikan Budi Leksono.

Saat putusan usai dibacakan oleh perwakilan DPP PDIP, Whisnu memberikan selamat kepada tiga pengurus DPC PDIP yang baru terpilih ini. “Selamat atas terpilihnya menjadi ketua DPC PDI Perjuangan dan selamat menjalankan tugas partai. Semuanya merupakan keputusan DPP, apa pun yang sudah diputuskan itu, kita harus patuh pada keputusan DPP,” ucap Whisnu yang juga wakil walikota Surabaya ini.

Sementara saat ditanya soal pencalonanya dalam Pilwali Surabaya 2020, Whisnu mengaku menyerahkan kepada Ketua DPC terpilih. Whisnu menambahkan dirinya akan mengikuti mekanisme partai saja. “Nanti itu tergantung Ketua DPC PDIP Surabaya yang baru,” tegas Whisnu.

Usai memberikan memberikan selamat, Whisnu yang didampingi beberapa kader dan pengurus DPC PDIP Surabaya meninggalkan area Konfercab. Sementara Adi Sutarwijono enggan memberikan keterangan saat dimintai tanggapannya terkait keputusan DPP PDIP. “Nanti saja, saya no komen,” ujarnya singkat.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menggelar konferensi cabang (konfercab) di Surabaya, Minggu (7/7). Konfercab ini diikuti 14 DPC PDIP dari 38 Kabupaten/Kota di Jatim. Selain di Surabaya, Konfercab ini juga dilakukan secara bersamaan di Malang dan Madiun.

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi mengatakan Konfercab serentak ini merupakan tahapan sebelum menuju Kongres yang akan digelar pada 8-10 Agustus mendatang. Salah satu agenda dalam kongres yakni memilih ketua umum partai. Konfercab  ini menentukan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPC PDIP seluruh kabupaten/kota di Jatim dan sekaligus menyusun kepengurusan baru.

Menurut Kusnadi, peraturan partai telah mengatur kewenangan masing-masing tingkat untuk mengusulkan masing-masing calon ketua partai tingkat kabupaten dan kota. Meskipun demikian, kewenangan pengambilan keputusan tetap berada di tangan DPP PDIP.

Karena itu, forum konfercab serentak pada hari Minggu  membacakan keputusan DPP PDIP tentang nama-nama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPC PDIP seluruh kabupaten/kota di Jatim dan sekaligus menyusun kepengurusan baru melengkapi KSB tersebut.

“Konfercab ini sengaja dipercepat karena Agustus mendatang PDIP akan menggelar kongres,” tambah  salah satu ketua DPP PDI Perjuangan Nusyirwan Sujono, usai melakukan pembukaan Konfercab.

Nursyirwan mengatakan penentuan KSB dalam Konfercab dilakukan untuk memperkuat kinerja partai setelah Pemilu. Ia menambahkan jika nantinya ada perubahan dalam kepengurusan berubah bukan berarti DPP tidak menghargai kinerja KSB sebelumnya. “Tapi hal ini merupakan wujud evaluasi kinerja partai,” jelasnya.

Ia meyakini apapun keputusan yang dibacakan dalam Konfefcab kali ini khususnya untuk DPC se Jatim, akan diterima oleh seluruh kader yang ada di bawah. Menurutnya apapun keputusan Partai akan dijalankan dengan benar. “Kader PDIP kader militan. Keberhasilan partai bukan keberhasilan pengurus. Keberhasilan partai kerja semua elemen kader dan ini sudah teruji di PDIP,” jelasnya.(mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia