Rabu, 21 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Risma Sudah Terima Tamu dengan Berkursi Roda

06 Juli 2019, 12: 26: 34 WIB | editor : Wijayanto

SUDAH TERIMA TAMU: Risma menerima cendera mata dari perwakilan Lemhanas.

SUDAH TERIMA TAMU: Risma menerima cendera mata dari perwakilan Lemhanas. (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA -  Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini baru dua hari pulang dari rumah sakit, setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soewandi dan RSUD dr Soetomo. Namun, perempuan yang akrab disapa Risma itu sudah menjalani aktivitas kerja seperti biasanya.

Kemarin, Risma menerima dua kunjungan kerja resmi.  Dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia dan menerima tamu dari jajaran Kementerian Keuangan untuk menerima hibah bangunan.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya itu menerima kunjungan Lemhannas di ruang sidang kantor Balai Kota. Kunjungan itu dalam rangka Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LIX tahun 2019.  Untuk kunjungan kedua dari Kementerian Keuangan, Risma memilih menerimanya di rumah dinas yang lokasinya beberapa puluh meter dari Balai Kota. Dalam dua pertemuan tersebut, tampak Risma duduk di kursi rodanya.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya M. Fiksermengatakan, sehari setelah pulang dari rumah sakit, Risma sudah mulai latihan berjalan. Hal itu dilakukannya di halaman rumah dinas wali kota di Jalan Sedap Malam. Orang nomor satu di Surabaya itu juga sudah beraktivitas normal, namun masih menggunakan bantuan kursi roda. “Ya sudah sehat Bu Wali. Tadi (kemarin, Red) pagi sudah ikut pertemuan dan menerima beberapa tamu kerja,” kata Fikser.

Berdasarkan pantauan Radar Surabaya, wajah Risma sudah jauh lebih segar bila dibandingkan sebelumnya. Ia juga sudah aktif seperti sedia kala. Sering tersenyum dan tak irit bicara.

Rombongan dari Lemhannas itu sebanyak 25 peserta, yaitu dari TNI 10 orang, Polri lima orang, ASN lima orang, dan dua orang dari organisasi masyarakat serta dua orang lainnya dari Malaysia dan Timor Leste. Kunjungan kali ini untuk melihat dan mempelajari kesuksesan Surabaya dalam membangun kotanya.

Dalam kunjungan kerja tersebut Risma menjelaskan detail tentang perkembangan dan pembangunan Kota Surabaya. Salah satunya, dia menyampaikan bahwa dalam membangun Kota Pahlawan selalu mengembangkan dan mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya.  “Semua kita pikirkan sendiri, tidak menggunakan konsultan agar hemat. Mereka yang berada di pemkot ini diambil dari latar belakang pendidikan yang terkait, kemudian kita mengoptimalkan kemampuan itu menjadi tataran di titik pelaksanaan,” ungkapnya. (gin/opi)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia