Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik
Laka Rombongan Guru TK Gresik di Alas Baluran

Dihantam Truk, Bus Nyungsep ke Parit, Satu Penumpang Tewas

05 Juli 2019, 08: 26: 14 WIB | editor : Wijayanto

TERPEROSOK: Bus wisata yang ditumpangi guru IGTKI Gresik terperosok ke parit di kawasan Alas Baluran Situbondo.

TERPEROSOK: Bus wisata yang ditumpangi guru IGTKI Gresik terperosok ke parit di kawasan Alas Baluran Situbondo. (IGTKI For Radar Gresik)

Share this      

GRESIK - Nasib malang menimpa ratusan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Gresik. Saat akan berangkat gathering ke Bali, bus rombongan guru TK ini dihantam truk dari belakang.

Akibatnya, dua bus yang ditumpangi oleh guru TK Gresik nyungsep ke parit Alas Baluran, Situbondo, sekitar pukul 15.50 WIB, Kamis (4/7). Bahkan, seorang pengawas TK bernama Masruchah tewas akibat kecelakaan.  

Guru TK Dharma Wanita Tlogopatut Siti Huroirohmatin mengatakan bahwa peristiwa itu bermula saat lima bus rombongan IGTKI berjalan secara beriringan dengan kecepatan sedang. Kelima bus melintasi Jalan Raya Pantura Kecamatan Baluran, Situbondo, hendak menuju ke Bali. 

Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba ada sebuah truk tronton nopol S 8861 UQ berusaha menyalip rombongan. Tidak disangka truk yang baru menyalip rombongan itu mengalami rem blong. 

“Awalnya yang ditabrak bus nomor tiga, namun truk terus melaju hingga akhirnya menabrak bus nomor satu dan sebuah truk yang sedang parkir di tepi jalan,” ujarnya.

Kerasnya benturan membuat bus terdorong hingga terperosok ke parit sedalam satu meter. Laju bus baru terhenti setelah bodi kendaraan tersangkut di sebuah pohon.

Akibat kejadian ini, salah seorang pengawas sekolah bernama Masruchah yang menumpang bus satu meninggal dunia. Selain itu, sopir bus sempat sulit dievakuasi karena terjepit bodi kendaraan. “Evakuasi masih berlangsung. Sudah 40 menit lebih, namun bodi bus belum juga bisa dipotong. Semoga tidak ada apa-apa,” imbuhnya.

Di dalam bus rombongan itu, lanjut Huroirohmatin, terdapat guru dari TK Gapuro, TK Muslimat NU 1, TK Muslimat NU 20, TK Al Ibrah, TK Setia Budi, TK Dharma Wanita Tlogopojok, TK Hafidzul Quran dan lain sebagainya. 

Untuk mengevakuasi penumpang lain dari dalam bus, peserta gathering dibantu dengan pengendara lain memecah kaca bus. Informasi yang diperoleh di lapangan, bus nomor satu ditumpangi oleh pengawas pendidikan dan kepala sekolah TK di Kabupaten Gresik. Juga ada Ketua IGTKI Gresik, Kristantin.  

“Kami berharap semuanya dalam kondisi selamat. Kalaupun ada luka mungkin sifatnya hanya cidera ringan,” tandasnya. Kondisi kecelakaan itu membuat kegiatan wisata IGTKI ke Bali terpaksa dibatalkan. “Kami pulang ke Gresik, apalagi ada korban juga,” ungkapnya. 

Kasatlantas Polres Situbondo AKP Hendrik K Wardana menambahkan jika penyebab kecelakaan diduga karena rem truk blong. “Untuk korban tewas atas nama Masruchah,” ungkapnya. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia