Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Masyarakat Tumplek Blek Sambut Api Porprov di Grahadi

05 Juli 2019, 07: 29: 15 WIB | editor : Wijayanto

Masyarakat Tumplek Blek Sambut Api Porprov di Grahadi

SURABAYA - Kirab Api Porprov VI Jatim 2019 telah tiba di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (4/7). Di mana, api porprov yang diambil dari api Abadi Kayangan Bojonegoro itu  diterima langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Setelah diinapkan di Gedung Negara Grahadi, dijadwalkan Jumat pagi ini (5/7) akan kembali dibawa ke Kabupaten Lamongan untuk dikirab dan diinapkan di Pendopo Lamongan dan kemudian dinyalakan di kauldron, Sabtu (6/7), saat opening ceremony di Stadion Surajaya, Lamongan.

Sambutan terhadap perjalanan api Porprov berlangsung sangat meriah dengan sambutan antusias dari masyarakat dan Pemprov Jawa Timur yang menyiapkan penampilan khusus untuk menyambut api.

(ISTIMEWA)

Setiba di kawasan Gedung Negara Grahadi, para pembawa api disambut langsung oleh aksi marching band dari Taruna-Taruni Politeknik Penerbangan Surabaya. Api kemudian diarak masuk dengan iring-iringan Paskibraka. 

Masyarakat tampak begitu antusias menyambut para pembawa api dan pengisi acara. Tak jarang, mereka membuat perjalanan api Porprov menuju Grahadi terhenti karena mereka nekat bergantian untuk bisa berfoto.

Setelah tiba di dalam Grahadi, tim marching band kembali menampilkan lima lagu, diikuti tari-tarian daerah, hingga flashmob jingle Porprov VI Jatim, Laga, yang diciptakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Selain disambut dengan berbagai penampilan, tamu undangan dan masyarakat yang datang langsung dapat menikmati hidangan dari 75 stand makanan dan jajanan khas dari seluruh daerah di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah mengatakan, sambutan meriah ini merupakan bentuk semangat bagi para atlet yang akan bertanding di Porprov agar bisa meraih prestasi terbaik.

"Tentu kami ingin bahwa Porprov VI  ini akan jadi semangat dan spirit bagi atlet milenial kita untuk bisa memacu prestasi. Seperti kemarin atlet-atlet Jatim pada Asian Games yang menyumbang  12 emas,  6 perak dan 9 perunggu. Itu harus jadi spirit bagi atlet kita untuk bersiap pada PON, pada Asian Games, pada Olimpiade, dan pada pembinaan," kata Khofifah.

Sehingga, lanjut Khofifah, Porprov benar-benar menjadi ajang untuk membina atlet prestasi yang dapat dinaikkan tingkatnya untuk masuk Puslatda, hingga Pelatnas dengan prestasi.

Sementara Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung memaparkan jika pelaksanaan kirab api dari awal diambil di Kayangan Api Bojonegoro, kemudian ke Tuban, kemudian ke Lamongan, ke Gresik, dan malam ini di Surabaya berjalan lancar dan disambut dengan meriah oleh masyarakat.

Bahkan karena antusias tinggi membuat perjalanan api kirab banyak terhambat. "Banyak masyarakat yang minta berhenti untuk foto dengan maskot dan api Porprov. Sambutannya luar biasa," ungkap Erlangga.

Tak lupa, ia juga mengapresiasi semangat Gubernur Jatim yang memperjuangkan agar pelaksanaan Porprov VI ini dapat berjalan dengan sukses dan memunculkan banyak rekor baru.

Masih menurut Erlangga, dengan keberadaan api Porprov di Gedung Negara Grahadi, maka tinggal selangkah lagi Porprov VI Jatim 2019 dimulai. (rak/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia