Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pengerjaan Basemen Jalan Yos Sudarso, Selesai dalam Empat Bulan

04 Juli 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

DIBUKA KEMBALI: Pengendara kendaraan bermotor melintas di kawasan Jalan Yos Sudarso, Rabu (3/7).

DIBUKA KEMBALI: Pengendara kendaraan bermotor melintas di kawasan Jalan Yos Sudarso, Rabu (3/7). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

KEPUTIH - Usai dilakukan Pile Itegrity Test (PIT) di Jalan Yos Sudarso hingga menutup sebagian jalan, kini jalan tersebut sudah mulai di buka kembali pada (2/7) malam. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR) memprediksi pembangunan basemen bakal lebih cepat.

Dari hasil PIT selama tiga hari lalu, Kepala Bidang Bangunan dan Gedung DKPCKTR Iman Krestian menjelaskan, di jalan tersebut terdapat pipa PDAM dan pipa PGN. “Kami temukan pipa itu, sementara akan kami pindahkan dulu. Pipa PDAM itu kemarin diameternya 90 cm dan 20 cm, kalau yang pipa PGNnya 20 cm,” kata Iman saat ditemui di Taman Harmoni, (3/7) pagi. 

Selain itu, Iman juga mengungkapkan, Jalan Yos Sudarso ada perubahan jadwal pengerjaan. Yang sebelumnya bakal selesai selama enam bulan, setelah dilakukan tes PIT pengerjaan basemen akan tuntas dalam waktu empat bulan. Pengerjaan tersebut lebih cepat lantas jaringan pipa berada pada posisi berdekatan dengan pedestrian.

“Tidak seperti yang kami duga, awalnya kita cek dengan alat geo radar pipa tersebut berada di area tengah. Setelah kami gali, ternyata jaringan pipanya ada di pinggir. Mungkin bisa lebih cepat dari rencana awal,” ungkapnya. 

Tahap selanjutnya, DKPCKTR akan melakukan pemindahan jaringan otoritas terlebih dahulu di bagian pedestrian sisi timur di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Sehingga jaringan tersebut tidak mengganggu pengerjaan basemen dan masyarakat yang melintas. 

Saat ini, lanjut Iman, pengerjaan basemen masih menunggu penuntasan pelebaran Jalan Simpang Dukuh. Diperkirakan Jalan Simpang Dukuh akan tuntas pengerjaannya dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan. 

“Kalau Simpang Dukuh selesai, baru Jalan Yos Sudarso di tutup total,” jelas Iman.

Sebelum dilakukan penutupan Jalan Yos Sudarso, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui DKPCKTR telah menyosialisasikan kepada para pengusaha yang persilnya terdampak pembangunan basemen. Tak hanya itu, DKPCKTR dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya akan memberikan tanda petunjuk jalan menuju ke tempat para pemilik usaha disekitar Jalan Yos Sudarso.

“Kita sudah sosialisasikan, mereka (pengusaha, Red) juga mendukung. Mungkin belum terlalu mencolok dijangka pendeknya, tapi kebanyakan mereka berfikir melihat dampak ke depannya. Otomatis disana (Jalan Yos Sudarso, red) bisa jadi berdampak positif karena ada destinasi baru,” tutupnya. 

Disamping itu, Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, selama penutupan Jalan Yos Sudarso tiga hari kemarin tidak terdapat kendala yang berarti dan dinilai cenderung lancar. “Tidak ada masalah, kemarin berjalan lancar,” ujar Irvan.

Ke depannya, Dishub Surabaya akan berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan dinas terkait untuk sosialisasi penutupan Jalan Yos Sudarso. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia