Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Penunggu Tambak Ditemukan Tewas Mengapung

01 Juli 2019, 15: 03: 38 WIB | editor : Wijayanto

EVAKUASI : Dua warga sedang melakukan evakuasi terhadap korban

EVAKUASI : Dua warga sedang melakukan evakuasi terhadap korban (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

EVAKUASI : Dua warga sedang melakukan evakuasi terhadap korban 

Penunggu Tambak Ditemukan Tewas Mengapung 

GRESIK - Seorang pria ditemukan tewas mengapung di area tambak milik Musholin yang berlokasi di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Sabtu (29/06) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban diketahui bernama Kawari (60) itu ditemukan mengapung di tambak oleh Amru, warga yang berencana mencari rumput di pematang tambak. 

Kanit Reskrim Aiptu Azis membenarkan kejadian tersebut. Korban adalah penunggu tambak yang berasal dari Desa Tanggulrejo RT03 RW01 Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.

“Amru melaporkan kejadian kepada Mat Jupri dan dilanjutkan kepada kepala desa setempat bernama Mahrus, pihaknya lalu menuju ke lokasi kejadian,” ungkapnya.

Usai ada laporan, pihak Polsek Sidayu langsung melakukan evakuasi dengan menggunakan mobil ambulan puskesmas. “Posisi korban waktu itu dalam keadaan tengkurap dan masih mengapung di tengah tambak,” ujar Aiptu Azis. 

Dikatakannyam berdasarkan hasil visum petugas medis, tidak temukan adanya bekas luka pada tubuh korban. Kini jasad korban sudah dibawa ke rumah duka, usai pihak keluarga korban menyatakan ikhlas dan tidak bersedia dilakukan otopsi.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Tapi dari hasil pemeriksaan visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau bekas luka,” pungkasnya.

Salah seorang saksi mata bernama Sudarmono mengaku terkejut dengan kematian korban. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya korban masih terlihat makan dan minum di warung dekat lokasi kejadian.

“Korban ini teman ngopi saya. Makanya waktu dengar ada peristiwa tersebut saya langsung datang dan membantu proses evakuasi. Di situ tadi juga ada polisi dan petugas medis Puskesmas Sidayu,” kata Sudarmono warga sekitar. (jar/han)

(sb/jar/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia