Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Lomba Dance K-Pop Anak-Anak, Adu Lincah Menari Kenakan Topi Bunny

30 Juni 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

PERCAYA DIRI: Sejumlah peserta lomba tari Let's Dance With Bunny Hat beraksi dihadapan para juri di atrium Royal Plaza Surabaya, Sabtu (29/6).

PERCAYA DIRI: Sejumlah peserta lomba tari Let's Dance With Bunny Hat beraksi dihadapan para juri di atrium Royal Plaza Surabaya, Sabtu (29/6). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Ahmad Yani - Belasan anak-anak mengikuti lomba dance K-Pop Let's Dance With Bunny Hat di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya, Sabtu (29/6). Diiringi dengan lagu K-Pop yang sedang hits, mereka unjuk kebolehan menari secara individu di atas panggung. Menariknya, para peserta ini wajib mengenakan bunny hat  (topi bunny) yang sedang ngehits di kalangan k-popers. Yang bagian telinganya bisa digerakkan naik dan turun. 

Tak hanya  sebagai atribut saja, topi bunny ini juga masuk ke dalam kriteria penilaian dari lomba dance. Karena selain performa seperti rasa percaya diri dan kelincahan gerakan, kesesuaian irama dengan gerakan telinga bunny juga turut di nilai. 

Penampilan memukai turut diperagakan oleh Jesicca Lauren. Siswa kelas V ini terlihat lihai menarikan lagu hits boyband BTS, Fake Love. Sembari sesekali menggerakkan bunny hat -nya ke atas dan ke bawah. Menari sambil memainkan bunny hat menjadi pengalaman baru baginya. Baginya, ini menjadi tantangan tersendiri karena ia harus berbagi konsentrasi. "Kalau dapat lagu yang aktif dan lincah susah, ini tadi dapat yang tidak begitu aktif jadi lumayan," paparnya.  

Rahel Caroline selaku penyelenggara menjelaskan, tujuan acara ini adalah untuk mengasah rasa percaya diri anak-anak di depan panggung. "Karena harus tampil sendiri-sendiri ya. Jadi keberaniannya di uji. Lomba dance lain kan bareng," ujarnya. 

Selain mengasah rasa percaya diri, melalui acaranya, Rahel berharap hari libur anak-anak dapat terisi dengan sesuatu yang bermanfaat tapi juga menyenangkan. Ia menjelaskan, topi bunny ini adalah tren yang dibawa dari Korea Selatan. Meskipun bernama topi bunny, model topinya tak hanya bunny. Bahkan unicorn, beruang, hingga panda. Topi ini populer karena kerap dikenakan oleh idol di beberapa kesempatan. Itulah mengapa hypenya juga sampai ke fans Internasional, termasuk Surabaya. "Sudah keluar satu tahun lalu, tapi mulai booming sejak Januari lalu," jelasnya. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia