Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Pengamen Watu Tulis Simpan Pil Koplo

28 Juni 2019, 18: 04: 14 WIB | editor : Wijayanto

TERSANGKA: Andik diperiksa di Polsek Wonoayu karena simpan 10 butir pil koplo.

TERSANGKA: Andik diperiksa di Polsek Wonoayu karena simpan 10 butir pil koplo. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SURABAYA)

Share this      

SIDOARJO - Andik, 27, warga Desa Watu Tulis, RT 01/RW 06, Kecamatan Prambon ditangkap polisi. Pengamen itu diringkus lantaran terbukti menyimpan 10 butir pil koplo.

Kapolsek Wonoayu AKP Anak Agung Gede Putra melalui Kanit Reskrim Ipda Imam Seken mengungkapkan, tersangka dibekuk polisi pada, Jumat (21/6) lalu. "Dia kami sergap saat duduk di teras rumahnya," ujarnya.

Mulanya, polisi mendapat informasi jika tersangka usai melakukan transaksi obat ilegal itu. Berbekal informasi itu, polisi langsung bergerak melakukan pemantauan di sekitar rumah mantan kuli bangunan itu.

Setibanya di Desa Watu Tulis, polisi melihat tersangka sedang duduk di teras rumahnya. Tak mau kehilangan kesempatan, polisi langsung menangkap pria yang masih bujang itu.

Tersangka tak mampu melawan, ia hanya pasrah saat ditangkap polisi. "Barang buktinya satu linting pil koplo yang berisi 10 butir," imbuhnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit handphone (HP) sebagai barang bukti. Di dalamnya terdapat bukti percakapan transaksi pembelian pil koplo. "Hp nya sempat dibuang, tapi berhasil ditemukan," tegasnya.

Sementara itu, Andik mengaku jika biasa mendapatkan pil koplo dari rekannya sesama kuli bangunan. "Sudah lima kali ambil, satu linting Rp 25 ribu," ucapnya.

Biasanya Andik ikut mengkonsumsi obat terlarang itu bersama temannya. Sementara itu, polisi juga tengah mengembangkan kasus, untuk memburu tersangka lain yang terlibat. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia