Selasa, 20 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Ngaku Selingkuh, Ditinggal Istri, Eh Balik Lagi ke Selingkuhan

27 Juni 2019, 17: 02: 12 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Katakanlah sejujurnya meskipun itu pahit. Kata-kata mutiara ini sudah sering kita dengar, tanpa tahu di mana sebenarnya letak pahitnya. Mungkin cuplikan cerita ngenes Donwori,  43, ini bisa menjelaskan maksudnya.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Layaknya laki-laki, Donwori juga punya rasa penasaran. Penasaran untuk ‘menjajal’ perempuan lain, meskipun sudah punya pasangan. Hmmm….rupanya mau belajar nakal ya.  

Akhirnya, suatu saat, kencanlah dia dengan seorang janda beranak satu. Selingkuhnya jangan ditanya seperti apa. Janda ketemu lelaki beristri, sudah bisa ditebak lah apa saja yang mereka lakukan. 

Saking pintarnya Donwori, perselingkuhan ini aman tanpa terendus radar Karin. Bahkan, bertahan hingga hampir setengah tahun. Hingga suatu saat Donwori yang merasa tak enak sendiri. Dan memutuskan untuk memberitahu yang sebenarnya. 

"Ya gak enak, Mbak, rasane nek ati. Kayak ngapusi dia terus-terusan," terang Donwori di Pengadilan Agama(PA) Klas 1A Surabaya, beberapa waktu lalu. 

Perasaan bersalah itu jugalah yang mendorong Donwori menceritakan semuanya. Tentang siapa selingkuhannya hingga apa saja yang telah mereka lakukan. Selain agar membuat perasaannya lega, Donwori kala itu juga menyimpan harap agar Karin mau memaklumi tindakannya. Karena sebenarnya, Donwori masih cinta dengan Karin. Hanya saja sempat goyah dengan godaan. Katanya sih gitu....! 

Namun kejujuran memang terasa pahit. Niat baiknya itu ditanggapi berbeda oleh Karin. Setelah Donwori mengakui semuanya, sikap Karin yang awalnya baik-baik saja karena memang tak tahu, berubah dingin.

Awalnya tentu saja Karin terkejut dengan pengakuan tiba-tiba itu. Yang ia wujudkan dengan tangisan tersedu-sedu. "Tak pikir ya mek nangis tok, kecewa. Eh tibake ngamuke awet," lanjut Donwori. 

Ya, tak cukup menangis saja. Setelah pengakuan itu sikap Karin juga berubah dingin dan kaku. Kalau kata Donwori, keadaan  di rumahnya jadi lewung. Penghuninya pada lomba tahan-tahanan. Siapa yang paling lama tidak bersuara. Karena Karin enggan berbicara dengan suami, Donwori pun begitu. Bingung mau memulai pembicaraan.

Perang dingin ini pun berujung pada masalah ranjang. Sejak saat itu, Karin juga tak pernah mau melayani keinginan Donwori di ranjang. Membuatnya menjadi tikus yang mati di lumbung padi. Merana padahal punya istri. 

Tak cukup itu saja, bahkan kemudian Karin memutuskan untuk mengajak Donwori pisah baik-baik. Bahkan Karin mengawali keinginannya ini dengan mudik selamanya ke rumah orang tuanya. 

Atas keputusan Karin ini, Donwori gantian yang shock. Ia tak menyangka perselingkuhannya berdampak sebesar itu pada rumah tangganya. Padahal, pikirnya saat itu, ia hanya main-main saja. Cintanya ya cuma sama Karin. Tapi ya bagaimana lagi, penyesalan memang selalu datang belakangan. 

Namun kisah cinta Donwori tak berhenti di sini saja. Setelah ditinggal istri ini, akhirnya Donwori balikan lagi dengan selingkuhannya. Bahkan setelah resmi berpisah, ia akan segera mempersunting Sephianya.

Kali ini, giliran Radar Surabaya yang dibikin shock. Bisa-bisanya si Donwori itu. "Timbangane podo kesepiane lah. Sama Sephia malah wes ngerti njobo-njero," tukasnya. Tak iyoni wae lah Mas Wori. Ancen sampeyan bukan suami kaleng-kaleng. Tibake, Mas Wori kalah menang nyirik. Gak gelem rugi. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia