Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

Asuransi Bintang Bayar Klaim Hotel Korban Gempa Palu dan Lombok

27 Juni 2019, 16: 13: 40 WIB | editor : Wijayanto

SIMBOLIS: Presdir PT. Asuransi Bintang Hastanto SM Widodo (tiga dari kiri) didampingi Jenry C Manurung (Finance&Services Director), Reniwati D (Market

SIMBOLIS: Presdir PT. Asuransi Bintang Hastanto SM Widodo (tiga dari kiri) didampingi Jenry C Manurung (Finance&Services Director), Reniwati D (Marketing&Sales Director) menyerahkan klaim asuransi ke owner Hotel Mercure, Son Djaelangkara dan Darmawan. (ISTIMEWA)

Share this      

JAKARTA – Pasca-kejadian bencana alam luar biasa di Palu, Sulawesi Tengah pada 29 September 2018 dan Lombok pada 5 Agustus 2018, PT Asuransi Bintang Tbk kembali hadir untuk memenuhi janjinya melakukan penyelesaian pembayaran klaim asuransi gempa bumi atas musibah yang menimpa Hotel Mercure Palu kepada PT Silkstone Mitra Stay selaku pengelola.

Klaim itu telah dibayarkan, Kamis (27/6), sebesar Rp 28.789.962.241 yang di dalamnya sebesar Rp 3.330.000.000 telah dibayarkan lebih awal sebagai interim payment pada 12 November 2018 dengan tujuan dapat segera dipergunakan meringankan kerugian.

Lebih jauh, sebagai preferred-insurance untuk hotel dan resort, PT Asuransi Bintang Tbk juga telah melakukan pembayaran klaim terkait gempa Lombok kepada PT. Rajawali Adimandalika selaku pemilik Hotel Sheraton Senggigi, PT Arcs House selaku pemilik Oceano Resort Jambuluwuk Gili Trawangan, dan banyak lagi lainnya.

Tanggung jawab dan pemenuhan janji-janji perusahaan secara tepat waktu itu sebagai bukti kekuatan finansial PT Asuransi Bintang Tbk yang tidaklah terlepas dari dukungan kuat para partner reasuransi dalam dan luar negeri.

Dengan didukung oleh perusahaan reasuransi dalam dan luar negeri ternama berkelas internasional dan memiliki reputasi yang sangat baik dengan grade “AA-” dari Standard & Poor Rating yaitu PT. Reasuransi Indonesia Utama Persero, PT. Reasuransi Nasional Indonesia, PT. Tugu Reasuransi Indonesia, PT. Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk, SwissRe dan HannoverRe serta dukungan technical expertise dari AON Benfield & Mure, maka realisasi pembayaran klaim dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat waktu.

Penyelesaian pembayaran klaim ini akan semakin melengkapi cerita panjang bagaimana PT Asuransi Bintang Tbk dapat membantu para nasabah untuk membangun kembali usahanya setelah musibah besar seperti klaim bom serangan terroris di hotel JW Marriott Jakarta pada 17 Juli 2009 dengan nilai pembayaran sebesar USD. 4.962.858,78, klaim kebakaran besar pusat pembelanjaan Yogya Department Store milik PT Akur Pratama pada 10 Oktober 2009 dengan nilai pembayaran sebesar Rp 40 miliar, klaim kebakaran Pabrik Minyak Atsiri CV Aroma pada 29 Juni 2008 dengan nilai sebesar Rp 70 miliar, klaim kebakaran PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo yang terjadi pada 31 Desember 2015 sebesar Rp 29 miliar dan lain-lain.

Sebagai perusahaan yang didirikan tidak lama setelah berdirinya republik tercinta, PT Asuransi Bintang Tbk telah berdiri selama 64 tahun sejak 1955. Total asset tercatat sebesar Rp 874 miliar dan ekuitas perusahaan sebesar Rp 281 miliar.

Perusahaan melayani dan melindungi seluruh pelanggan dengan total 27 kantor cabang dan pemasaran serta lebih dari 500 titik jaringan pelayanan mitra bisnis yang tersebar di seluruh penjuru nusantara.

Pendayagunaan teknologi tinggi secara berkesinambungan, implementasi dari Industry 4.0: spatialy-distributed production resources pada proses kerjanya dan juga ditunjang oleh sistem remunerasi dengan 37 Points KPI, telah memungkinkan PT Asuransi Bintang Tbk tetap hadir dan berkompetisi melalui Cost & Service Excellence. (abt/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia