Kamis, 24 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo
Dikemas 4 Koper, Hendak Dibawa ke Singapura

Penyelundupan Baby Lobster Terbesar di Bandara Juanda Digagalkan

24 Juni 2019, 14: 30: 18 WIB | editor : Wijayanto

DISITA: Petugas gabungan di KPPBC TMP Juanda menunjukkan barang bukti 113 ribu ekor baby lobster yang berhasil digagalkan.

DISITA: Petugas gabungan di KPPBC TMP Juanda menunjukkan barang bukti 113 ribu ekor baby lobster yang berhasil digagalkan. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Aksi penyelundupan benih (baby) lobster terbesar melalui Bandara Juanda berhasil digagalkan, Senin (24/6). Sebanyak 113 ribu ekor baby lobster dengan nilai Rp 17,3 miliar disita petugas gabungan Bandara Juanda. Sayangnya dua pelaku lebih dulu melarikan diri.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Juanda Budi Harjanto menceritakan, penggagalan aksi penyelundupan baby lobster itu dilakukan sekitar pukul 06.00. Mulanya, petugas mendapat informasi intelijen tentang upaya penyelundupan itu. Berbekal informasi itu, petugas langsung melakukan pemantauan secara intensif ke sejumlah titik keberangkatan barang.

Upaya itu membuahkan hasil. Dari pengecekan X-Ray barang, petugas menemukan empat koper yang berisi baby lobster. "Koper itu milik dua penumpang pesawat Garuda dengan rute Surabaya-Singapura," sebutnya.

Setelah dibuka, tercatat ada 113.300 ekor baby lobster dalam kondisi hidup. Yang terdiri dari 6.905 ekor jenis Mutiara dan 106.395 ekor jenis Pasir. 

Sayangnya, dua orang pelaku yang diduga sebagai kurir yang akan membawa barang bernilai jual tinggi itu ke Negeri Singa berhasil melarikan diri. "Mereka belum sampai naik pesawat. Inisialnya DI dan RI. Itu menjadi PR kami untuk menangkap," pungkasnya. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia