Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Reunian Bersama Alumni ITS, Risma Ajak Jalan-Jalan ke Taman

23 Juni 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

PAMERKAN ASET KOTA: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat kunjungi Taman Harmoni beserta alumni ITS Jurusan Arsitektur angkatan ke-15, Sabtu (22/6).

PAMERKAN ASET KOTA: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat kunjungi Taman Harmoni beserta alumni ITS Jurusan Arsitektur angkatan ke-15, Sabtu (22/6). (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

BULAK - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ajak alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya angkatan ke-15 Jurusan Arsitektur mengunjungi Taman Harmoni dan Taman Suroboyo. 

Rombongan terdiri dari 50 orang alumni ITS ini diajak wali kota yang akrab disapa Risma melihat-lihat taman yang baru saja diresmikannya beberapa minggu lalu. Dengan menggunakan Suroboyo Bus, para rombongan tiba di Taman Suroboyo. Saat turun dari bus, Risma sempat diajak berfoto bersama dengan para alumni. 

Kabid RTH Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya Hendrik Setianto mengatakan, kunjungan Risma ke dua taman baru tersebut untuk menunjukkan ke rekan alumni semasa Risma masih di bangku kuliah. 

“Tadi di Taman Incinerator atau Taman Harmoni dan Taman Suroboyo ini mau menunjukkan pada alumni seangkatannya Bu Wali. Biar tahu juga kalau di Surabaya punya taman yang sangat luas,” kata Hendrik saat ditemui di Taman Suroboyo, Sabtu (22/6) sore.

Puluhan alumni terlihat kagum dengan dua taman tersebut. Pasalnya, baru kali ini Surabaya memiliki taman yang terhitung besar dari taman sebelumnya. Selain itu, di Taman Suroboyo juga ada ikon baru yang mana ada patung Suro dan Boyo setinggi 25 meter, yang merupakan patung terbesar saat ini. 

Meskipun mengajak rekan-rekan sejawatnya, Risma menyempatkan diri untuk mengecek beberapa yang perlu ditambahkan di kedua taman anyar ini. Di antaranya, lanjut Hendrik, di Taman Harmoni, Risma meminta untuk menanam bunga matahari secara berkelanjutan. Pasalnya, bunga matahari memiliki karakter berbunga hanya semusim saja.

“Bunga matahari ini kan semusim, jadi pembibitannya diminta Bu Wali secara terus menerus. Kalau mati harus ada regenerasinya, karena bunga ini kan juga bisa menjadi daya tarik masyarakat untuk berfoto juga,” tuturnya. 

Sedangkan di Taman Suroboyo, Wali Kota Risma minta untuk menambah tangga di bagian bawah patung. Sebab, saat patung Suro dan Boyo dibuat background foto, yang nampak hanya sebagian saja. Oleh karena itu, Risma meminta DKRTH menambah tangga di bagian bawah patung yang terletak di Kecamatan Bulak ini.

Usai mengunjungi kedua taman tersebut, rombongan bergeser ke Sentra Ikan Bulak (SIB) untuk bersantap sore dengan menu khas pesisir Surabaya. Kemudian rombongan bergegas menuju rumah dinas wali kota dengan menggunakan Suroboyo Bus. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia