Jumat, 15 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

5 Kepala Dinas Pensiun, Pemkab Sidoarjo Gelar Seleksi Eselon II Lagi

22 Juni 2019, 06: 24: 39 WIB | editor : Wijayanto

Sekdakab Sidoarjo Achmad Zaini

Sekdakab Sidoarjo Achmad Zaini (DOK/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Seleksi terbuka untuk jabatan eselon II akan dilaksanakan lagi tahun ini. Sebab pada akhir 2019 ada lima kepala dinas yang purna tugas.

Gelombang pensiun pejabat itu dimulai Agustus. Ada dua pejabat eselon II yang purna tugas. Mereka adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Endang Soesijanti dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Siswojo. Bulan berikutnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agoes Boedi Tjahjono yang pensiun. 

Sedangkan pada Oktober nanti giliran Kepala Dinas Perikanan M Sholeh. Ditutup akhir tahun Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Handajani yang pensiun.

Asisten III Sri Witarsih mengatakan, setiap tahun jumlah PNS Sidoarjo terus berkurang. Setiap tahun pengurangan pegawai itu mencapai 500 PNS. Selain karena masuk masa pensiun juga karena pegawai meninggal dunia. "Di dalamnya termasuk kepala dinas," jelasnya.

Untuk mengisi jabatan kepala dinas yang kosong, pemkab bakal menggelar seleksi. Menurut Sri, posisi kepala dinas harus diisi karena penting. Dinas harus memiliki pimpinan.

Sebelumnya, pada Maret lalu pemkab menggelar seleksi eselon II. Pemilihan itu untuk mengisi enam jabatan kepala dinas yang kosong. Yakni Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Asisten II, serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. 

Adanya lima kepala dinas  di akhir tahun nanti seleksi kembali digelar. Untuk mengisi lima jabatan Kepala dinas yang kosong. Menurut Sri, sistem pengisian sama seperti sebelumnya. "Kami gelar seleksi terbuka. Siapa saja yang memenuhi persyaratan bisa ikut," paparnya.

Sekda Sidoarjo Achmad Zaini menjelaskan, waktu seleksi masih dirapatkan. Pasalnya ada sejumlah pertimbangan. Salah satunya tahun depan ada tiga pejabat pemkab yang purna. 

Tiga Kepala dinas tersebut yaitu Kepala Dinas Sosial Eko Udijono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ali Imron, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ika Harnasti. Ketiganya pensiun di awal tahun depan.

Zaini mengatakan, ada rencana menggabungkan seleksi. Tujuannya agar menghemat waktu. Sehingga pemkab tidak berulang kali menggelar pemilihan kepala dinas. "Bisa seperti itu," ucapnya.

Namun ada pertimbangan lain. Setiap jabatan yang diseleksi jumlah pendaftarnya minimal lima orang. Jika tidak mencukupi batasan, Proses pemilihan tidak bisa digelar. "Masih kami rapatkan," jelasnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia