Sabtu, 07 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Gresik

FPTI Keluhkan Akses Latihan ke GJOS yang Jelek

20 Juni 2019, 14: 33: 43 WIB | editor : Wijayanto

SEMANGAT: Para atlet yang terus melakukan perbaikan speed dalam waktu yang singkat

SEMANGAT: Para atlet yang terus melakukan perbaikan speed dalam waktu yang singkat (FAJAR YULI ANTO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Gresik mengeluhkan akses latihan menuju wall climbing Gelora Joko Samudro (GJOS). Pasalnya, banyak atlet yang kesulitan untuk latihan karena akses latihan jelek. 

Ketua harian FPTI Sofyan Tsauri mengatakan pihaknya terus meningkatkan performa speed jelang Porprov. “Kami usaha mati-matian untuk latihan, tapi dengan akses jalan yang menuju lapangan susah sekali,” kata Sofyan. Padahal, pihaknya sudah menyampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, namun belum ada tanggapan. 

Dikatakannya, Dinas PU sudah berjanji akan menyelesaikan akses jalan 2019, namun hingga menjelang Porprov belum ada realisasi. 

Untuk atlet yang ikut kejuaraan adalah Septi Arfiandani Zain, Achmad Tegar Prasojo, Afrian Dwisna Zain, Adi Putra Fernanda Samudra, Daniel Budiharjo, Antasyafi Robby Al Hilmi, Kharisma Ragil Rakasiwi, Nur Ismatul Sakdia, Adilla Wahyu Alam, Askia Ashazahra dan Iinaas Nuur Ghoni.

Sofyan menjelaskan latihan terus ditingkatkan. Mereka harus melakukan perbaikan untuk para atlet untuk menambah tingkat kesulitan untuk jalur lead dan boulder tapi untuk speed cuam akan mempercepat waktu yang lebih singkat lagi. “Tujuannya untuk para atlet tetap memacu untuk yang lebih baik lagi, “tutur dia.

Salah satu atlet Antasyafi Robby Al Hilmi mengaku masih terus latihan mengatur waktu kecepatan naik ke climbing. “Terus memperbaiki kompetensi bermain,” kata Robby.(jar/han)

(sb/jar/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia